Menuju konten utama

Soal PMP Dihidupkan Lagi, Zulhas: Radikalisasi Ideologi Itu Boleh

"Radikalisasi ideologi itu boleh. Karena ideologi itu harus diajarkan. Pancasila harus diajarkan secara radikal, kuat, dan menancap di dada masing-masing anak muda," kata Zulhas.

Soal PMP Dihidupkan Lagi, Zulhas: Radikalisasi Ideologi Itu Boleh
Ketua MPR Zulkifli Hasan (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9/2018). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

tirto.id - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan bahwa radikalisasi ideologi dalam ranah pendidikan diperbolehkan dan sangat dianjurkan. Tentu, kata Zulhas, ideologi yang dimaksud adalah ideologi Pancasila.

Hal tersebut merespons wacana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang berencana menghidupkan kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Zulhas mengaku setuju dengan wacana tersebut.

"Radikalisasi ideologi itu boleh. Karena ideologi itu harus diajarkan. Pancasila harus diajarkan secara radikal, kuat, dan menancap di dada masing-masing anak muda," katanya di kompleks MPR DPR RI, Selasa (27/11/2018) pagi.

Kendati demikian, Zulhas mengatakan bahwa metode pembelajarannya harus disesuaikan dengan keadaan saat ini.

"Tentu kalau doktrin, anak-anak sekarang akan sulit. Harus begini, harus begitu, kan tidak bisa lagi. Kalau anak-anak muda sekarang harus disesuaikan dengan zaman, oleh karena itu, tentu perlu ada kajian terlebih dahulu," katanya.

Zulhas mengatakan bahwa saat ini sudah hilang pelajaran Pancasila, pelajaran PMP, dan hilangnya penataran P4 di bangku sekolah yang menimbulkan sikap anti-Pancasila.

"Nah sekarang hilang, tentu kalau tidak ada mereka akan mencari yang lain," katanya.

Baca juga artikel terkait RADIKALISME atau tulisan lainnya dari Haris Prabowo

tirto.id - Pendidikan
Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Maya Saputri