Sinopsis The Invisible Man: Teror dari Sosok yang Tak Kasat Mata

Oleh: Salma Mahjatina Zahra - 26 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis film horor The Invisible Man tentang teror dari sosok yang tak kasat mata.
tirto.id - The Invisible Man (2020) adalah sebuah film horor, misteri, dan thriller karya sutradara ternama Leigh Whannell. Film ini adalah adaptasi dari novel karya H. G. Wells. dengan judul yang sama.

Film berdurasi 124 menit ini berhasil mendapatkan 2 award di Hollywood Critics Association dan dinominasikan sebanyak 12 kali.

The Invisible Man mendapat rating sebesar 7.1/10 dari 151,424 pengguna IMDb. Rotten Tommatoes menilai 91 persen Tomatometer dan 88% Audience Score.

Sinopsis The Invisible Man

Cecilia Kass (Elisabeth Moss) adalah seorang wanita yang terjebak dalam hubungan toxic dengan seorang pengusaha dan insinyur optik bernama Adrian Griffin (Oliver Jackson-Cohen).

Karena sudah tak tahan dengan perilaku buruk Adrian, Cecil menaruh obat diazepam pada air minum Adrian dan kabur dari rumah saat malam hari dibantu oleh kakaknya, Emily (Harriet Dyer).

Selama dua minggu, Cecilia bersembunyi di rumah James Lanier (Aldis Hodge), temannya yang beprofesi sebagai detektif. Ia kemudian mendengar kabar mengenai bunuh diri Adrian melalui Emily. Ia kemudian menerima surat tentang warisan sebesar 5 miliar yang Adrian hibahkan padanya.

Ia kemudian menerima warisan tersebut dengan bantuan Tom Griffin (Michael Dorman), seorang pengacara sekaligus adik Adrian.

Namun, satu persatu kejadian tak mengenakkan Cecil alami. Ia kerap dihantui oleh sosok tak terlihat yang ia yakini sebagai sosok Adrian.

Cecil dan James kemudian mendatangi Tom di kantornya. Cecil mencoba meyakinkan Tom bahwa Adrian belum tewas dan ia menggunakan ciptaan teknologi terbarunya untuk menyiksanya. Namun Tom segera menolak gagasan tersebut dan menunjukkan bukti foto bahwa Adrian sudah tewas.

Setelahnya, sosok tak kasat mata itu menyerang Sydney, putri dari James. Merasa marah, James dan Sydney meninggalkan Cecil sendirian di rumah. Cecil kemudian mencoba berbagai cara untuk menangkap sosok tersebut. Ia menumpahkan cat putih pada sosok tersebut, menjadikannya terlihat untuk sementara.

Namun, sosok tersebut menjadi ganas dan mulai menyerang Cecil. Ia terbanting berulang kali sebelum mampu keluar dari rumah dan menaiki taksi. Cecil kemudian pergi ke rumah Adrian untuk menginvestigas labnya dan kemudian menemukan sebuah bodysuit yang dapat membuat pemakainya menjadi transparan. Sosok tersebut kembali menyerang Cecil, namun ia segera menyelamatkan diri dan memutuskan untuk bertemu dengan Emily.

Mereka kemudian bertemu di sebuah restaurant yang ramai dan Cecil mengatakan tentang keberadaan Adrian. Tiba-tiba, sosok tersebut menyayat leher Emily dan menaruh pisau di tangan Cecil, menjadikannya seorang pembunuh.

Cecil kemudian dimasukkan ke rumah sakit jiwa dan mengetahui bahwa ia tengah hamil. Mendengar hal tersebut, Tom kemudian menawari Cecil untuk membebaskannya dari segala tuduhan pembunuhan, namun ia harus mambesarkan anak yang dikandungnya dan kembali ke Adrian. Ternyata selama ini Tom bekerjasama dengan Adrian untuk memalsukan kematiannya.

Cecil menolak tawaran tersebut dan mencoba untuk bunuh diri malam harinya. Ketika sosok tersebut mencoba menghentikannya, Cecil menusuk sosok tersebut berulang kali menggunakan pena sehingga menyebabkan kerusakan pada kostum transparan tersebut. Sosok tersebut juga mengatakan akan menyerang orang-orang yang Cecil cintai.

Teringat akan James dan Sydney, ia segera ke rumah James dan menemukan sosok tersebut menyerang mereke berdua. Dengan pistol yang ia curi dari polisi, Cecil menembak sosok tersebut dan menemukan Tom dibalik kostum itu.

Adrian kemudian ditemukan terikat dirumahnya dan mengaku ditahan oleh Tom. Namun Cecil mengetahui bahwa dalang dibalik semua adalah Adrian. Untuk membuat Adrian mengakui perbuatannya, Cecil setuju untuk berhubungan kembali dengan Adrian.

Pada saat makan malam berdua, Adrian kemudian mengakui secara impilist bahwa ia adalah sosok tak terlihat tersebut. Cecil kemudian pergi ke kamar mandi ketika tiba tiba Adrian menyayat lehernya sendiri menggunakan pisau. Cecil kemudian menelepon polisi dengan panik.

James yang mamantau kejadian itu lewat radio segera menemui Cecil. James kemudian mengetahui bahwa Cecil lah yang membunuh Adrian menggunakan kostum transparan milik Adrian. Namun James memutuskan untuk melepaskan Cecil.




Baca juga artikel terkait SINOPSIS FILM atau tulisan menarik lainnya Salma Mahjatina Zahra
(tirto.id - Film)

Kontributor: Salma Mahjatina Zahra
Penulis: Salma Mahjatina Zahra
Editor: Yantina Debora
DarkLight