Sinopsis Kajeng Kliwon: Film Horor yang Angkat Kisah Mistik Bali

Oleh: Yulaika Ramadhani - 13 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Sinopsis & trailer film Kajeng Kliwon yang tayang mulai hari ini.
tirto.id - Film Kajeng Kliwon karya sutradara Bambang Drias dijadwalkan tayang di bioskop mulai hari ini, Kamis (13/2/2020).

Film yang ditulis oleh Baskoro Adi dan Nicholas Raven ini akan mengangkat dunia mistik Bali. Sejumlah pemeran ikut dalam film ini, di antaranya adalah Amanda Manopo, Chris Laurent, Atikah Suhaime, Vincent Andrianto.

Sinopsis Kajeng Kliwon

Agni (Amanda Manoppo) merupakan dokter muda asli Bali. Dia akan menikahi kekasihnya, Nicho (Chris Laurent), yang merupakan fotografer dari Jakarta. Walaupun sering terjadi konflik dalam mempersiapkan pernikahan, mereka tetap merasa bahagia.

Tibalah malam Kajeng Kliwon, malam makhluk mistik masuk ke dunia manusia. Kedatangan mereka ternyata turut mengusik kehidupan Agni dan Nicho. Salah satu makhluk mistik yang mengganggu mereka yaitu Rangda.

Gangguan berawal dari sebuah kejadian pembunuhan. Rangda kemudian mengancam jiwa Agni dan Nicho. Belum usai masalah gangguan mistik, hubungan mereka mendapat tantangan pada kehadiran Wijaya (Vincent Andrianto). Pemuda asli Bali itu berusaha mempengaruhi Agni untuk menikahi pemuda Bali asli.

Kajeng Kliwon berada dalam arahan sutradara Bambang Drias dan penulis naskah Baskoro Adi dan Nicholas Raven.

Berikut trailer Kajeng Kliwon.
Selain Kajeng Kliwon, hari ini juga tayang Milea: Suara dari Dilan. Film ini bercerita tentang Bandung yang kembali ke era 90-an. Panglima tempur salah satu geng motor, Dilan (Iqbaal Ramadhan) menjalin hubungan dengan seorang siswi baru dari Jakarta bernama Milea (Vanesha Prescilla).

Dilan berusaha keras untuk mendapatkan Milea. Walaupun awalnya Milea merasa aneh dengan Dilan, namun lama-lama keduanya saling jatuh cinta juga.

Jalinan hubungan antara Milea dan Dilan ternyata membuat teman-temannya berpikir berbeda, Dilan mulai terasa jauh dengan anggota geng. Suatu hari terjadi peristiwa mengerikan, salah satu anggota geng motor, Akew (Gusti Rayhan) meninggal akibat dikeroyok oleh sekelompok orang.

Kejadian itu tentu membuat Milea khawatir akan keselamatan Dilan. Sebagai bentuk peringatan, Milea memutuskan untuk berpisah dengan Dilan. Milea berharap Dilan menjauh dengan dunia geng motor.

Peristiwa Akew juga menyeret Dilan ke pihak berwajib bersama teman-temannya. Perpisahan yang tadinya hanya gertakan Milea menjadi perpisahan yang berlangsung lama sampai keduanya lulus kuliah dan dewasa.

Akan tetapi, Dilan dan Milea masih membawa perasaan yang sama saat keduanya kembali bertemu di reuni, hanya saja masing-masing sudah memiliki pasangan.

Apabila dua film sebelumnya berasal dari sudut pandang Milea, kali ini cerita berasal dari sudut pandang Dilan. Milea: Suara dari Dilan berada dalam arahan sutradara Fajar Bustomi dan Pidi Baiq serta penulis naskah Pidi Baiq dan Titien Wattimena.


Baca juga artikel terkait FILM INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Film)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH
DarkLight