Sinopsis Film Pele: Birth of a Legend Bioskop Trans TV, Kisah Pele

Kontributor: Cicik Novita - 21 Jan 2022 10:30 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis film "Pele: Birth of a Legend" di Bioskop Trans TV, 21 Januari 2022 pukul 23.30 WIB.
tirto.id - Pele: Birth of a Legend adalah film bergenre drama biografi mengisahkan tentang awal perjuangan legenda sepak bola Brasil, Pele mulai dari masa kanak-kanak yang sulit hingga berhasil menjadi seorang bintang dunia.

Film ini akan hadir di Bioskop Trans TV pada hari Jumat, 21 Januari 2022 tepat pukul 23.30 WIB jika tidak mengalami perubahan jam tayang.

Proses pengerjaan film dimulai di Rio de Janeiro, Brasil bulan September 2013 dan berakhir Februari 2014.

Sutradara yang mengarahkan adalah dua bersaudara Jeff Zimbalist dan Michael Zimbalist sekaligus sebagai penulis skenarionya.

Dua aktor berbakat pemeran Pele kanak-kanak adalah Leonardo Carvalho yang memerankan Pele di usia 9 tahun, serta Kevin de Paula pemeran Pele usia 17 tahun benar-benar punya kemampuan bermain bola di atas rata-rata.

Pele sendiri berharap keduanya dapat menjadi bintang sejati kelak di kehidupan nyata.

Film dengan durasi 1 jam 47 menit ini lebih berfokus pada masa kecil Pele dan hubungannya dengan sang ayah, yang menjadi pendorong awal karirnya di dunia sepak bola hingga membawa Brasil menjadi juara 3 kali di Piala Dunia.

Selain aktor Kevin de Paula, pemeran lain dalam Pele: Birth of a legend adalah Vincent D'Onofrio, Rodrigo Santoro, Diego Boneta, dan Seu Jorge.

Laman IMDb memberi rating 7.2 dari 10 poin berdasarkan 18 ribu lebih pemilih di laman tersebut. Sementara laman kritik film Rotten Tomatoes menyematkan skor 33% tomatometer dan 69% skor audiens.

Pendapatan yang berhasil diraup oleh Pele: Birth of a Legend mencapai 7,8 juta dolar AS lebih dari penayangan globalnya, laman Box Office Mojo melansir.

Gaya sepak bola Pele berasal dari bela diri kearifan lokal bangsa Afrika yang bernama Ginga, cikal bakal Capoeira.

Sejarah Ginga adalah dari masa perbudakan abad-16 saat Portugis datang ke Brasil dengan membawa budak Afrika.

Karena keinginan untuk bebas sangat kuat, para budak Afrika tersebut lari ke hutan-hutan Brasil dengan kemampuan olah tubuh Ginga, beladiri yang menjadi fondasi Capoeira saat ini.

Ketika akhirnya perbudakan dihapuskan di Brasil, para pelarian budak keluar dari persembunyian dengan membawa kemampuan Ginga mereka.

Namun pemerintah melarang olah raga tersebut, sehingga banyak pemain yang masuk ke sepak bola untuk melegalkan latihan mereka.

Banyak yang meyakini gaya Ginga Pele lah yang membawa kemenangan Brasil di Piala Dunia sebanyak 3 kali.

Sinopsis Pele: Birth of a Legend


Pele kecil hidup di tengah kawasan kumuh yang menjadikan sepak bola sebagai hiburan dengan bermain di jalanan dan lapangan tanpa alas kaki.

Ia bercita-cita membawa Brasil menjadi juara dunia, tidak selalu kalah seperti yang mereka lihat di televisi.

Dalam sebuah turnamen sepak bola anak-anak, tim Pele bermain maksimal walau mereka semua tidak memakai alas kaki karena keterbatasan biaya untuk membelinya. Tim tersebut menang, namun didiskualifikasi.

Pele tidak putus asa karena ayahnya yang melatih kemampuan Pele dengan alat seadanya selalu memberi semangat. Mereka berlatih bahkan dengan buah mangga yang tergantung di pohon.

Kemampuan Pele pun mulai tercium oleh tim-tim atas yang lalu tertarik merekrutnya. Ia kemudian bergabung dengan tim Santos di usia ke 15. Dengan fasilitas dan pelatih yang profesional, Pele bisa memaksimalkan keahliannya.

Di usia 16 tahun Pele lalu bergabung dengan tim nasional Brasil untuk bertanding di Piala Dunia. Pada usia 17 tahun, Pele membawa timnas Brasil menjadi juara dunia untuk pertama kalinya tahun 1958.



Baca juga artikel terkait FILM PELE atau tulisan menarik lainnya Cicik Novita
(tirto.id - Film)

Kontributor: Cicik Novita
Penulis: Cicik Novita
Editor: Dhita Koesno

DarkLight