Sinopsis Film Action Darah Daging Rilis di Bioskop 5 Desember

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 5 Desember 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sinopsis film Darah Daging yang tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Desember hari ini.
tirto.id - Film bergenre action atau aksi, Darah Daging dijadwalkan tayang pada 5 Desember 2019 di bioskop-bioskop Indonesia. Darah Daging berkisah tentang perampokan bank tiga saudara, yaitu Arya (Ario Bayu), Rachmat (Rangga Nattra), dan Fikri (Arnold Leonard), Mereka mengajak sahabat Rahmat dari kecil, Salim (Donny Alamsyah), dan Borne (Tanta Ginting).

Pada hari yang telah ditentukan mereka pun merampok bank tempat Fikri bekerja sebagai pegawai magang. Perampokan tersebut tidak berlangsung sesuai rencana. Salim dihukum dan merasa dikhianati oleh yang lain. Hana (Estelle Linden) mengunjungi Salim demi menggali kebenaran kasus perampokan yang terjadi 14 tahun lalu. Sebagai salah satu pelaku perampokan Salim akan segera menjalani hukuman matinya 10 hari lagi.

Aktor Tanta Ginting mengatakan berperan dalam drama merupakan hal yang sulit karena menonjolkan emosi dan chemistry antar-aktor. Menurut dia, hal ini tidak bisa dibuat-buat.

"Drama lebih ke emosi, chemistry dan itu enggak bisa dibuat-buat. Jadi, emosi dan chemistry itu harus dibangun," ujar dia, seperti dikutip Antara News.

Tanta belakangan ini menyelesaikan film "Darah Daging" yang bergenre drama-laga. Film ini bercerita tentang persaudaraan, kekeluargaan, cinta dan kasih sayang seorang ibu pada anak-anaknya dan sebaliknya. Di sana Tanta berperan sebagai tokoh antagonis.

"Film yang full action tetapi diimbangi dengan unsur drama, jadi enggak cuma actionnya saja yang bisa dinikmati, tapi sisi penceritanya juga," tutur dia.

Dalam kesempatan itu, sutradara Sarjono Sutrisno mengungkapkan, film ini menjadi bukti seberapa jauh seorang anak rela untuk berkorban demi ibunya. Lebih jauh, menurut dia, kekuatan akting para aktor juga menjadi poin utama film ini.

Film Darah Daging karya perdana Sarjono Sutrisno, menampilkan sederet aktor, seperti Ario Bayu, Rangga Nattra dan Arnold Leonard yang berperan sebagai kakak beradik.

Meskipun tidak memiliki hubungan darah, Rangga mengaku tak mengalami kesulitan menjalin chemistry dengan kedua aktor, terutama Ario karena sifatnya yang "ngemong".

"Bang (Ario) Bayu treatment kayak adik beneran, dia langsung ngemong, jagain kita, soal safety (di lokasi syuting) ke gua sama Arnold diperhatikan banget," kata Rangga.

Hal senada juga diungkapkan Arnold. Demi mendapatkan chemistry, dia dan Ario kerap mengobrol baik itu melalui pesan elektronik maupun secara langsung.

"Aku nge-fans sama Ario. Dia memanage kita sebagai adik, dia bantu membangun chemistry, dengan chatting bareng, nongkrong bareng, menganggap aku adiknya," kata Arnold.

"Darah Daging" bergenre drama-laga yang bercerita tentang persaudaraan, kekeluargaan, cinta dan kasih sayang seorang ibu pada anak-anaknya dan sebaliknya.

Sarjono mengungkapkan, film ini menjadi bukti seberapa jauh seorang anak rela untuk berkorban demi ibunya. Lebih jauh, menurut dia, kekuatan akting para aktor juga menjadi poin utama film ini.

Rangga Natra mengatakan, kunci agar para penonton memahami cerita film ini adalah fokus pada garis waktu (timeline).

"Kalau enggak fokus nanti missed cerita," kata dia.

Pemeran tokoh Rahmat dalam Darah Daging itu mengatakan, alur cerita yang maju mundur bisa saja menyulitkan penonton memahami cerita, sehingga fokus menjadi penting.

Selain mereka, Donny Alamsyah, Tanta Ginting, Karina Suwandi, Estelle Linden dan Dianda Sabrina juga terlibat dalam film yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia hari ini.


Baca juga artikel terkait SINOPSIS FILM atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - )

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight