Menuju konten utama

Sinopsis Drama India Silsila Episode 80: Ruhan Meninggalkan Misthi

Sinopsis drama India Silsila episode 34 di ANTV 31 Oktober: Misthi meminta Ruhan agar tak pergi.

Sinopsis Drama India Silsila Episode 80: Ruhan Meninggalkan Misthi
Aditi Sharma and Shakti Arora in Silsila Badalte Rishton Ka (2018). foto/imdb

tirto.id - Episode 80 drama India Silsila tayang di ANTV pada Kamis (31/10/2019), pukul 10.30 WIB. Sinopsis Silsila episode ini menceritakan Misthi yang terus memikirkan Ruhan karena belum juga pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, Misthi meminta agar Ruhan tetap tinggal di rumah ini. Namun Ruhan tak sanggup menyaksikan orang yang dicintainya sebentar lagi akan dipersunting oleh lelaki lain.

Di kamar, Misti menekuk lututnya, ia duduk di kasur dengan ditemani sebuah buku. Sesaat kemudian, Pari masuk ke kamar, dengan sangat hati-hati Pari bertanya pada Misthi apakah ia ingin bertemu dengan Ruhan? Namun Misthi terdiam, ia mengambil buku di sebelahnya dan mengatakan pada Pari, dirinya baik-baik saja. Beberapa saat, nenek masuk dan bertanya pada kedua cucunya.

"Apakah kalian membicarakan Ruhan?" tanya nenek.

"Tidak. Sepertinya dia masih sangat sibuk di Pune. HP-nya tak bisa dihubungi," jawab Pari sebelum nenek meninggalkan kamar tersebut.

Misthi merapikan rambutnya di depan kaca, ia teringat kalung yang hilang saat terjadi perampokan di Pune. Perampok itu sempat menarik kalung Misthi. Misthi memegangi leher dan meraba tangannya. Ia teringat saat di Pune Ruhan sempat mencium tangannya.

Misthi beranjak dari kursi, ia menuju keluar. Namun langkahnya terhenti saat mendapati Ruhan menuju ke kamar. Misthi berkaca-kaca.

"Ke mana saja kau Ruhan? Mengapa kau tak peduli denganku? Mengapa kau tak mengangkat teleponku?" tanya Misthi pada Ruhan.

Misthi masuk ke kamar Ruhan dan menarik Ruhan yang sedang melipat baju-bajunya. Misthi juga terus memukul dada Ruhan.

"Ke mana saja kamu? Aku sangat khawatir," lanjut Misthi sambil menangis di pelukan Ruhan.

"Misthi, aku akan pergi," jawab Ruhan usai menjelaskan pada Misthi mengapa ia tak mengangkat teleponnya.

"Kau dengan mudah mengatakan akan pergi dari rumah ini. Apa kau ingin pergi dariku?" kata Misthi lirih.

Ruhan mulai memasukkan bajunya ke koper. Misthi juga bertanya pada Ruhan mengapa Ruhan tak berani menatap matanya, Misthi mendekati Ruhan.

"Ruhan tolong jawab. Aku butuh jawabanmu," desak Misthi sambil menahan tangis.

"Benar kau tak bisa menjawab? Mengapa kau tak ceritakan padaku," lanjut Misthi.

"Karena kau tau kau tak bisa hidup sendiri di sini. Karena kau tau kau tak bisa menungguku di sini. Dan hari ini aku memeohon padamu," ujar Misthi terbata-bata, "tolong jangan pergi."

"Kau tau aku tak bisa hidup tanpamu. Kau tau aku tak bisa tinggal di sini menunggumu. Mengapa kau masih saja melarangku pergi? Bukankah itu yang terbaik menjelang keseriusanmu dengan Veer," jawab Ruhan.

"Dan sebelum semua itu terjadi," lanjut Ruhan dan kembali terdiam.

"Semuanya akan baik-baik saja. Kamu Veer dan keluarga akan baik-baik saja. Misthi terus meminta Ruhan agar tak pergi.

Namun Ruhan menjelaskan, dirinya bisa berkata demikian karena emosinya sedang tidak stabil.

"Aku tak bisa melihatmu dengan orang lain. Aku tak bisa melihat seluruh persiapan pernikahanmu. Itulah kenapa aku harus pergi," jawab Ruhan.

"Ruhan aku tau mimpimu. Dan kamu adalah mimpi nyataku," jawab Misthi sembari memegang wajah Ruhan.

Misthi menjelaskan tak sedikit waktu yang ia habiskan agar bisa bersamanya. Pari menelepon Ruhan dan bertanya tentang keberadaan Ruhan karena semua orang sangat mengkhawatirkannya. Ruhan menjelaskan ia sudah berada di rumah dan meminta maaf.

Pari meminta agar Ruhan tetap di rumah karena Pari dan nenek akan segera pulang. Usai menutup telepon, Ruhan berbalik, didapatinya Misthi yang masih berdiri mematung di depan pintu kamar Ruhan. Mereka saling menatap, Ruhan menghampiri Misthi.

"Kau tetap ingin aku tinggal di sini? Aku siap mempertaruhkan diriku untukmu. Namun apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa kau akan bersamaku? Tidak! Misthi, ingat, beberapa bulan lagi kau akan menikah. Tanyakan pada dirimu apakah ini semua benar?" ujar Ruhan.

Mereka masih terus menatap dan berkaca-kaca. Sesaat kemudian Ruhan meninggalkan Misthi.

Baca juga artikel terkait DRAMA INDIA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Film
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Dipna Videlia Putsanra