Sinopsis Dawn of the Planet of the Apes: Populasi Kera vs Manusia

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 30 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Sinopsis film Dawn of the Planet of the Apes di Big Movies GTV, Sabtu 30 Mei 2020, pukul 20.30 WIB.
tirto.id - Film Dawn of the Planet of the Apes akan kembali ditayangkan GTV dalam program Big Movies, Senin malam (30/5/2019), pukul 20.30 WIB.

Dawn of the Planet of the Apes merupakan sebuah film bergenre fiksi yang disutradarai oleh Matt Reeves dan ditulis oleh Mark Bomback, Rick Jaffa dan Amanda Silver.

Film ini adalah sekuel dari film Rise the Planet of the Apes (2011) yang didistribusikan oleh 20th Century Fox dan menjadi reboot dari serial asli Planet of the Apes.

Pada 2017, sekuel ketiga film ini kembali dirilis, dengan judul dan War of the Planet of the Apes.

Skor film ini disusun oleh Michael Giacchino. Sedangkan soundtrack film yang seluruh musiknya diciptakan Michael Giacchino ini dirilis oleh Sony Masterworks pada 8 Juli 2014.

Dengan durasi 130 menit, film ini rilis perdana pada 11 Juli 2014. Dawn of the Planet of the Apes mendapat perolehan skor 7.6/10 dari 403.638 penilai di situs IMDb.

Film Dawn of the Planet of the Apes merogoh kocek sebesar 170 juta dolar AS untuk produksinya, dan angka itu naik 4 kali lipat untuk pendapatan box office selama masa penayangan, yakni lebih dari 710 juta dolar AS, di mana 70,7 persen penghasilan berasal dari tayangan internasional.

Beberapa pemain yang tergabung di film Dawn of the Plaanet of the Apes di antaranya:
  • Andy Serkis sebagai Caesar, simpanse dan pemimpin suku kera yang berevolusi.
  • Toby Kebbell sebagai Koba, letnan pengkhianat Caesar; sebelumnya dimainkan oleh Christopher Gordon in Rise.
  • JasonClarke sebagai Malcolm, pemimpin kelompok kecil yang membentuk ikatan yang kuat dengan Caesar dan kera lainnya, dan suami Ellie
  • Gary Oldman sebagai Dreyfus, pemimpin manusia yang tersisa dan selamat
  • Keri Russell sebagai Ellie, mantan perawat di CDC, dan istri Malcolm
  • Toby Kebbell, dan
  • Kodi Smit-McPhee sebagai Alexander, putra Malcolm dari pernikahan sebelumnya


Sinopsis Dawn of the Planet of the Apes


Populasi kera diceritakan telah berevolusi, tetapi merasa terganggu oleh sekelompok manusia yang selamat dari virus yang mewabah beberapa dekade sebelumnya.

Karena virus tersebut, kera yang mengalami evolusi, berkembang jadi hewan yang lebih pandai dari sebelumnya.

Beberapa tahun sebelum hal ini terjadi, manusia dan kera telah berhenti bertikai dan sepakat berdamai. Manusia tinggal di kota dan kelompok kera tinggal di hutan.

Antara populasi kera dan manusia ini tak saling mengganggu. Sebuah wabah membuat kehidupan manusia menjadi tidak teratur. Banyak sarana kota yang terbengkalai dan hancur.

Bagi yang masih selamat, membuat sebuah kamp isolasi. Keadaan kota yang hancur membuat persediaan makanan menipis, kemudian listrik juga mati yang membuat masalah tersendiri.

Salah satu cara agar listrik menyala, mereka harus menghidupkan lagi mesin pembangkit listrik yang ada di sungai dekat hutan.

Wilayah tersebut merupakan area populasi kera, para manusia pun mau tidak mau harus menuju ke sana. Perselisihan lama membuat perjalanan ini menegangkan.

Masalah besar terjadi saat secara tidak sengaja ada manusia yang menembak salah satu kera ketika berpapasan di hutan.

Manusia ini pun merasa panik, yang membuatnya menembakkan peluru ke segala arah. Akibatnya, semua kera berkumpul dan mengepung para manusia.

Mengetahui tujuan manusia, Caesar, pemimpin para kera bisa memahaminya. Bahkan dia ingin membantu.

Hanya saja, para kera lainnya tak menyetujuinya, yang akhirnya membuat dua pihak saling bersinggungan lagi.

Kelanjutan kisahnya bisa disaksikan malam ini di GTV dalam Dawn of the Planet of the Apes.



-------------------------

Jadwal tayang film menyesuaikan masing-masing stasiun televisi. Waktu tayang dan judul film dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca juga artikel terkait SINOPSIS FILM atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Film)

Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Agung DH
DarkLight