Suku Bunga Bank Indonesia Naik

Siap-siap, Bank Mandiri 6 Bulan Lagi Naikkan Suku Bunga Kredit

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 26 Sep 2022 12:30 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Bank Mandiri akan melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan kreditnya dalam 3-6 bulan ke depan.
tirto.id - Bank Mandiri tengah bersiap untuk melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan kreditnya dalam beberapa bulan ke depan. Penyesuaian ini mempertimbangkan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 persen.

"Secara umum diproyeksikan bank-bank akan membutuhkan waktu penyesuaian suku bunga simpanan dan kredit dalam 3-6 bulan ke depan," kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Aturridha di Jakarta, Senin (26/9/2022)

Dia mengatakan penyesuaian ke dalam bunga kredit juga akan bergantung kepada kualitas kredit di masing-masing bank, sehingga adjustment tidak akan menimbulkan potensi kenaikan NPL ke depannya. Selain itu, kondisi lain yang menjadi pertimbangan yaitu likuiditas pasar dan struktur cost of fund untuk suku bunga dana.

Lalu dia menuturkan ke depan pihaknya akan terus memantau perkembangan suku bunga acuan, posisi likuiditas, dan kompetisi di pasar, agar rate yang kami berikan ke nasabah tetap kompetitif. Dari sisi industri, menurut Rudi kondisi perbankan Indonesia saat ini cukup baik dengan tingkat permodalan yang cukup kuat dan kondisi likuiditas yang terjaga dengan baik. Pertumbuhan kredit juga terus terakselerasi sejalan dengan pemulihan ekonomi.

Di sisi lain, kualitas aset juga terus membaik sejalan dengan pemulihan di berbagai sektor industri. Adanya potensi risiko inflasi dan kenaikan suku bunga juga sudah diperhitungkan oleh masing-masing bank dalam penyusunan stress test.

Selain itu, pertumbuhan kredit industri telah menunjukkan pemulihan sejak awal tahun 2022 sejalan dengan pemulihan ekonomi. Hingga Agustus 2022, kredit perbankan nasional telah tumbuh 10,62 persen yoy yang ditopang oleh peningkatan diseluruh jenis kredit dan pada mayoritas sektor ekonomi.

"Ke depannya, kami memperkirakan pertumbuhan kredit untuk tahun ini masih akan kuat dan dapat mencapai 9,9 persen yoy di akhir tahun, sejalan momentum pemulihan ekonomi," bebernya.

Sementara itu, seiring dengan kondisi perekonomian domestik yang masih kuat pihaknya optimis pertumbuhan kredit Bank Mandiri mampu mencapai target yang ditetapkan yakni sebesar 11 persen. Terutama pada sektor-sektor yang prospektif seperti telekomunikasi dan jasa kesehatan.

'Tentunya dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian," pungkasnya.



Baca juga artikel terkait DAMPAK KENAIKAN SUKU BUNGA ACUAN atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight