Menuju konten utama
Pilpres 2019:

Sembilan Visi-Misi Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus HAM

Arsul mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan meningkatkan budaya dan kebijakan yang berperspektif atau berwawasan HAM.

Sembilan Visi-Misi Jokowi-Ma'ruf Terkait Kasus HAM
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pendapatnya saat debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani memenuhi undangan Komnas HAM untuk membedah visi misi Jokowi-Ma'ruf terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM). Total ada sembilan visi-misi pasangan Capres-Cawapres nomor 01 yang disampaikan Arsul di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Pada visi-misi pertama, Arsul mengatakan Jokowi-Ma'ruf akan meningkatkan budaya dan kebijakan yang berperspektif atau berwawasan HAM. Termasuk memuat materi HAM dalam kurikulum HAM. Kemudian, melanjutkan penyelesaian yang berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

"Ketiga memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan serta melakukan langkah-langkah hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama," ucap Arsul.

Selanjutnya, kata Arsul, Capres petahana itu akan melindungi dan memajukan hak-hak masyarakat adat, mulai dari aspek legal pemberdayaan ekonomi, perlindungan hukum, hingga pemanfaatan sumber daya alam yang lestari.

Kelima, Jokowi-Ma'ruf akan memberikan perlindungan bagi kaum difabel, termasuk memperluas akses lingkungan sosial dan pendidikan yang inklusif. Serta menyediakan fasilitas yang ramah pada kaum difabel sarana umum dan transportasi umum. Lalu melindungi hak-hak masyarakat di bidang pertanahan.

"Ketujuh meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya dari tindak kekerasan," terangnya.

Kemudian, Arsul menjelaskan Jokowi-Ma'ruf juga akan memperluas cakupan kampung atau desa layak anak untuk memastikan pendidikan anak usia dini, dimulai dari lingkungan yang ramah.

Terakhir, kata Arsul, akan meningkatkan kinerja dan kerja sama efektif dan produktif berbagai institusi dalam rangka perlindungan dan penegakan HAM.

Pada saat diskusi membedah visi misi tersebut, turut hadir Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Wakil Ketua Komnas HAM Hairansyah, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, Komisioner Komnas HAM Amiruddin, Komisioner Komnas Perempuan Saur Tumiur Situmorang, Komisioner KPAI Jasra Putra, pegawai Komnas HAM, dan sejumlah undangan pegiat HAM.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Politik
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Alexander Haryanto