Seleksi PKN STAN 2021: Formasi, Syarat, dan Cara Daftar

Oleh: Yonada Nancy - 15 April 2021
Dibaca Normal 2 menit
Cara daftar sekolah kedinasan PKN STAN 2021, jumlah formasi, alur dan persyaratannya.
tirto.id - Pendaftaran seleksi masuk sekolah kedinasan PKN STAN 2021 sudah dibuka mulai 9 hingga 30 April 2021.

Proses pendaftarannya dilaksanakan secara serempak dengan 27 sekolah kedinasan lainnya. Seleksi masuk sekolah kedinasan sendiri merupakan rangkaian seleksi ASN 2021.

Tahun ini, PKN STAN membuka sebanyak 275 kuota formasi. Hal itu disampaikan langsung oleh Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur, Teguh Widjinarko "Politeknik Keuangan pada tahun ini membuka sekitar 275 formasi" katanya dalam keterangan pers Kamis (15/4/2021).

Kegiatan seleksi sekolah kedinasan tahun ini akan berbasis komputer dengan Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan ujian akan diselenggarakan pada sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar pada 34 Provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Teguh menyebutkan bahwa seleksi sekolah kedinasan harus menerapkan prinsip-prinsip kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari KKN, dan tidak dipungut biaya.

"Ini yang perlu diperhatikan adalah tidak dipungut biaya. Jadi pada semua calon-calon yang ingin mendaftar (sekolah kedinasan) bahwa sekali lagi pendaftaran ini tidak dipungut biaya," jelas Teguh.

Syarat Mendaftar PKN STAN 2021

Calon pendaftar PKN STAN pada 2021 harus memenuhi sejumlah persyaratan. Mengutip laman resmi SPMB PKN STAN, berikut beberapa syarat pendaftar PKN STAN 2021.

1. Bagi pendaftar program reguler, telah lulus tahun 2020 dan tahun sebelumnya atau siswa SMA/sederajat calon lulusan tahun 2021.

2. Bagi pendaftar program afirmasi merupakan siswa SMA/sederajat calon lulusan tahun 2021.

3. Untuk lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian pada ijazah minimal 70,00 dengan skala 100,00 (2,80 dengan skala 4,00)

4. Untuk lulusan tahun 2021, memiliki nilai rata-rata rapor pada komponen pengetahuan di lima semester minimal 70,00 dalam skala 100,00 (2,80 dengan skala 4,00). Lima semester yang dimaksud adalah semester gasal dan genap kelas X dan XI, serta semester gasal kelas XII.

5. Usia maksimal 21 tahun dan minimal 15 tahun pada 1 September 2021. Calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 2000 tidak diperkenankan mendaftar.

6. Telah terdaftar Telah terdaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Tahun 2021.

7. Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani yang dimaksud adalah

- mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;

- mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan pendapat, dan berdiskusi;

- mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.

8. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

9. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:

- telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur;

- memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur; dan

- mendapat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 (dua) usulan terbaik.

10. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.

Cara Daftar PKN STAN 2021

Pendaftaran PKN STAN dapat dilakukan melalui SSCASN DIKDIN di link https://dikdin.bkn.go.id/ dan mengikuti serangkaian prosedur registrasi, termasuk pembuatan akun, pengisian biodata, penentuan formasi, entri nilai, hingga unggah dokumen.

Dilansir dari laman resmi SSCASN DIKDIN, berikut langkah-langkah perndaftaran PKN STAN 2021:

- Pendaftar mengakses portal SSCASN dialamat https://sscasn.bkn.go.id

- Pendaftar membuat akun SSCN Sekolah kedinasan dengan NIK yang telah tervalidasi melalui data Dukcapil kemudian mencetak Kartu Informasi Akun
Login ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.

- Khusus pendaftar program afirmasi, pendaftar dapat mengunduh contoh template Surat Rekomendasi dari Sekolah yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 usulan terbaik melalui link bit.ly/FormRekomendasiSekolahSPMBPKNSTAN.

- Pendaftar mengunggah swafoto, memilih Sekolah Kedinasan, mengisi nomor peserta UTBK LTMPT, melengkapi Nilai, upload berkas dan melengkapi biodata.

- Pendaftar mengecek kembali resume, melakukan proses selesai, dan mencetak kartu pendaftaran. Pastikan seluruh data yang diisikan benar, karena pendaftar tidak dapat mengubah data setelah proses selesai.

- Pendaftar melanjutkan proses pendaftaran dan pemilihan prioritas spesialisasi di portal https://www.spmb.pknstan.ac.id/.

- Selanjutnya, verifikator instansi melakukan verifikasi data atau berkas-berkas yang telah masuk berdasarkan perangkingan nilai UTBK LTMPT

- Pendaftar melakukan login ke SSCASN DIKDIN dan menggecek status kelulusan verifikasi administrasi.

- Pendaftar mencetak Kartu Ujian di SSCASN setelah berkas pendaftaran dikonfirmasi oleh sistem.

- Pendaftar mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan instansi

- Pendaftar memantau informasi status kelulusan yang akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan instansi di SSCASN DIKDIN.


Baca juga artikel terkait PKN STAN 2021 atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight