Sekolah Diminta Tetap Jalankan Kegiatan Meski UNBK 2018 Telah Usai

Oleh: Yulaika Ramadhani - 27 April 2018
"Kami sudah memberikan imbauan ke seluruh SMP untuk tetap menggelar kegiatan usai UNBK. Bentuknya bisa bermacam-macam sesuai kebijakan sekolah."
tirto.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengimbau seluruh SMP di wilayah tersebut untuk tetap menjalankan kegiatan yang bisa diikuti siswa kelas IX usai menjalankan UNBK.

"Kami sudah memberikan imbauan ke seluruh SMP untuk tetap menggelar kegiatan usai UNBK. Bentuknya bisa bermacam-macam sesuai kebijakan sekolah. Namun, sekolah terkadang kesulitan untuk mengatur waktu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Jumat (27/4/2018) sebagaimana dilaporkan Antara.

Edy menegaskan proses belajar mengajar di sekolah dimulai saat siswa melakukan pendaftaran ulang hingga siswa tersebut dinyatakan lulus dari sekolah atau saat menerima ijazah tanda kelulusan.

Oleh karena itu, lanjut dia, sekolah diminta tetap melaksanakan tanggung jawab mereka meskipun pelaksanaan ujian nasional, khususnya untuk SMP telah berakhir pada Kamis (26/4/2018).

Ia juga menegaskan bahwsa imbauan tersebut tidak terkait dengan kekhawatiran peningkatan tindak kekerasan yang dilakukan anak usai pelaksanaan ujian nasional.

"Tidak ada korelasinya. Ini dilakukan rutin tiap tahun karena memang sekolah memiliki tanggung jawab hingga siswa tersebut dinyatakan lulus," ujar Edy.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 5 Yogyakarta Suharno mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar kegiatan usai UNBK yang bisa diikuti siswa kelas IX, di antaranya buka bersama dan tarawih karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan.

"Orang tua dari masing-masing kelas juga sudah meminta izin ke sekolah untuk mengadakan kegiatan secara mandiri, yaitu wisata bersama," katanya.

Perpustakaan dan pojok baca yang tersebar di beberapa titik di sekolah, lanjut dia, juga masih bisa diakses oleh siswa yang baru saja menyelesaikan UNBK.

"Syaratnya, siswa haru mengenakan seragam saat datang ke sekolah. Dahulu, kami memberikan kebebasan siswa tidak berseragam tetapi justru ada orang luar yang masuk. Kami lakukan untuk keamanan anak-anak," katanya.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti turut bersepakat dengan mengatakan bahwa selama siswa belum dinyatakan lulus maka mereka masih berstatus sebagai siswa di suatu sekolah.

"Artinya, sekolah harus tetap bertanggung jawab terhadap siswa. Salah satunya mendukung persiapan masuk ke jenjang berikutnya," kata Haryadi.

Baca juga artikel terkait UNBK 2018 atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Pendidikan)

Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani