Sekjen Nasdem Setuju Pendapat Megawati soal Kriteria Menteri Muda

Oleh: Bayu Septianto - 11 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menyatakan menteri muda di Kabinet Jokowi-Ma'ruf harus orang yang profesional, paham aturan dan berpengalaman.
tirto.id - Sekjen Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G Plate setuju dengan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa pemilihan menteri berusia muda mesti memperhatikan kapasitas dan kemampuannya.

"Ya saya setuju Bu Mega, kami setuju kalau dia muda tapi profesional, paham aturan, pengalaman dan seterusnya, itu kami setuju," kata Johnny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sebagai orang yang sudah berpengalaman di politik, Johnny juga setuju bila sosok anak muda yang akan menjadi menteri harus banyak belajar bila tak mau salah langkah saat menjadi pejabat negara.

"Memang anak muda harus banyak belajar, sebagaimana kami juga belajar dulu ya," ujar dia.

Johnny meyakini Presiden Joko Widodo memiliki strategi khusus dalam memilih menteri, termasuk terkait rencana menunjuk sosok berusia muda untuk masuk susunan kabinet.

"Pak Jokowi pasti mengambil generasi muda yang punya kompetensi, [dan] kemampuan baik, karena generasi muda itu yang akan menjadi role model atas generasi muda lainnya di indonesia," ucapnya.


Sebelumnya, Megawati mempersilakan ada sosok berusia muda yang menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Namun, dia mengingatkan, menteri muda itu harus dipastikan mampu bekerja.

Megawati menyampaikan hal itu di sela-sela kunjungannya ke Beijing, Cina, pada Rabu, 10 Juli 2019.

Menurut Megawati, Presiden pertama RI Bung Karno juga pernah menunjuk menteri berusia muda di kabinet. Akan tetapi, kata dia, menteri berusia muda itu memang pintar dan menguasai masalah.

"Ini yang saya lihat kelemahan kita dewasa ini. Orang disodor-sodorkan, tapi tidak mengerti secara praktis tata pemerintahan," kata Megawati, dalam siaran pers yang diterima Tirto.


Megawati menambahkan setiap calon menteri seharusnya juga memahami proses penyusunan undang-undang di DPR RI.

"Kalau tidak tahu proses bikin perundangan, bagaimana? Dan saya suka bilang, [jadi menteri] memang mau mejeng saja?," Ujar dia.

"Saya tidak akan menyebut nama. Kita lihat, mereka-mereka yang tidak punya latar belakang di dalam proses menjalankan tata pemerintahan di republik ini, dia fail [gagal]," lanjut Megawati.


Baca juga artikel terkait KABINET JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Politik)

Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Addi M Idhom
DarkLight