Menuju konten utama

Sekjen Gerindra Akui Gandeng PKB untuk Meraup Suara di Jawa Timur

Gerindra melihat basis massa PKB adalah kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan banyak berdomisili di Jawa Timur sebagai sebuah kekuatan.

Sekjen Gerindra Akui Gandeng PKB untuk Meraup Suara di Jawa Timur
Menhan Prabowo Subianto memberi salam usai mengikuti rapat Paripurna pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2022-2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja /foc.

tirto.id - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui bahwa partainya bekerjasama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendulang suara dari sejumlah massa yang ada di Jawa Timur. Hal itu mengingat sebagian besar massa PKB adalah kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan banyak berdomisili di Jawa Timur.

"Saya kira koalisi ini dibentuk dengan sangat matang, baik Gerindra kepada PKB atau PKB kepada Gerindra," kata Muzani di Gedung DPR RI pada Selasa (16/7/2022).

"Kami memiliki kekuatan yang tidak dimiliki oleh PKB, dan begitu juga sebaliknya PKB memiliki kekuatan yang tidak kami miliki," imbuhnya.

Muzani juga mengakui bahwa koalisi dengan PKB melalui proses yang panjang. Salah satu jalan yang ditempuh adalah saat silaturahmi dengan sejumlah ulama di Jawa Timur seusai lebaran Idulfitri lalu.

"Bangunan komunikasi antara PKB dan Gerindra sudah terjadi dalam kurun waktu lama. Sehingga tidak hanya itu saja. Namun kunjungan ke ulama di Jawa Timur juga tetap termasuk," terangnya.

Saat ditanyakan mengenai target yang ingin dicapai di Jawa Timur, Muzani enggan menjelaskan secara detail. Dirinya hanya berharap bahwa Gerindra bisa memenangkan Pemilu 2024 secara nasional di seluruh Indonesia.

"Target kami tidak hanya Jawa Timur tapi seluruh Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani juga menyebutkan bahwa dengan keberadaan koalisi, maka memperkuat Gerindra di area Jawa Timur yang mayoritas penduduknya dari kalangan Nahdlatul Ulama.

"Saya berharap bisa semakin memperkuat posisi di Jawa Timur, karena saya dan Cak Imin juga dari Jawa Timur," ungkapnya saat bersama Partai Gerindra dan PKB mendaftar sebagai peserta Pemilu di Gedung KPU pada Senin (8/8/2022).

Dalam catatan Pemilu 2019 di Jawa Timur, PKB menjadi pemilik suara terbesar kedua setelah PDIP dengan total 4.198.551. Kemudian disusul oleh Gerindra sebanyak 2.408.607 di posisi ketiga.

PARTAI GERINDRA DAN PKB DAFTAR SECARA BERSAMAAN KE KPU

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) usai melakukan Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Senin (8/8/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Sementara itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengungkap sejumlah gangguan yang mengganjal langkahnya untuk hadir dalam deklarasi koalisi antara partainya dengan Partai Gerindra pada Sabtu (13/8/2022) di Sentul International Convention Center (SICC).

Adapun alasan yang menghalangi langkahnya pun beraneka ragam dari pihak internal hingga eksternal PKB.

"Mereka menghalangi agar tidak jadi berkoalisi dari internal atau eksternal. Pokoknya macam-macam," ujar Muhaimin Iskandar di Gedung DPR RI pada Selasa (16/8/2022).

Dirinya tak menampik bahwa yang menghalangi langkahnya adalah sejumlah kyai yang biasa dirinya kunjungi untuk silaturahmi. Namun Muhaimin enggan menyebutkan secara detail bagaimana mereka menghalangi langkahnya.

"Biasa kalau ada pro dan kontra, namun Alhamdulillah semua sudah bisa saya jelaskan. Dan Alhamdulillah proses deklarasi tetap bisa berjalan," pungkas Muhaimin.

Baca juga artikel terkait KOALISI GERINDRA PKB atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto