Sekilas Sejarah Bahasa Inggris Sebelum Menjadi Lingua Franca

Oleh: Febri Eka Pambudi - 22 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sejarah munculnya bahasa Inggris menjadi lingua franca terdapat beberapa versi.
tirto.id - Bahasa Inggris saat ini menjadi lingua franca, bahkan digunakan sebagai bahasa resmi oleh sebagian negara di dunia. Ada beberapa versi sejarah mengenai asal-usul bahasa Inggris dijadikan sebagai bahasa internasional.

Menurut Maad M. Mijwil dari Baghdad College of Economics Sciences University dalam penelitiannya bertajuk "Brief History of the English language", salah satu versi sejarah bahasa Inggris konon lahir akibat kedatangan kaum penjelajah dari Jerman ke Kepulauan Britania. Peristiwa ini terjadi pada masa Kekaisaran Romawi Barat (330-476 Masehi) berkuasa.

Bahasa yang kini dikenal sebagai bahasa Inggris semula hanya semacam dialek yang dituturkan oleh orang-orang Saxon Barat dan kemudian dipengaruhi oleh para pendatang dari Jerman dan Skandinavia (bangsa Viking). Dari sinilah bahasa Celtic era lama mulai dikenal.

Sejak abad ke-8 sampai abad ke-11, terjadi migrasi besar-besaran yang dilakukan oleh orang-orang Normandia (Perancis bagian utara) ke Kepulauan Britania. Hal ini mengakibatkan bahasa Celtic lama mulai hilang.


Perkembangan berikutnya terjadi saat agama Nasrani mulai dianut oleh orang-orang Britania. Para penyebar agama ini membawa bahasa Latin dan bahasa Yunani yang kemudian turut tercampur dalam bahasa lokal di Britania.

Berbagai percampuran itu pada akhirnya melahirkan bahasa Inggris yang memperoleh pengaruh dari Celtic, Jerman, Skandinavia, Perancis (Normandia), Latin, Yunani, dan lainnya.

Tanah Britania pernah menjadi koloni Normandia. Orang-orang di sana pun mengenal bahasa Perancis, terutama untuk berkomunikasi dengan para pejabat Normandia. Sementara untuk masyarakat biasa atau kelas bawah, menggunakan bahasa campuran yang kini dikenal sebagai bahasa Inggris.

Menurut riset Maad M. Mijwil, sekitar 45% dari kosa kata bahasa Inggris berasal dari bahasa Perancis. Perkiraan lain menunjuk angka 29% dan yang sudah tergabung menjadi susunan kata dengan bahasa Latin sebesar 25%, sisanya digunakan dalam teks-teks hukum.


Bahasa Inggris sebagian besar mempertahankan struktur sintaksis Jermaniknya, misalnya tipikal dalam pembuatan kata, meskipun tidak ditulis bersama seperti dalam bahasa Jerman atau Skandinavia. Selain itu, terdapat pengaruh Latin yang cukup besar dalam berbagai kosakatanya.

Kebutuhan untuk memperluas koloni yang diterapkan Inggris pada abad ke-16 membuat bahasa ini menyebar ke seluruh dunia. Saat ini saja, Kerajaan Britania memiliki 53 negara Persemakmuran, yang membuat bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia dengan lebih dari 942 juta penutur.

Baca juga artikel terkait BAHASA INGGRIS atau tulisan menarik lainnya Febri Eka Pambudi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Febri Eka Pambudi
Penulis: Febri Eka Pambudi
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight