Sejumlah Daerah Masih Banjir, Polisi di Yogyakarta Siaga Satu

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 30 November 2017
Siaga satu tidak hanya dalam penanganan wilayah setelah kejadian, melainkan juga antisipasi tidak sampai ketika ada kejadian banjir susulan tidak menimbulkan korban jiwa.
tirto.id - Kepala Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Ahmad Dofiri mengarahkan anggota dan jajaran tingkat kepolisian resor se-DIY siaga satu menyusul terjadinya bencana berupa banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di daerah ini.

"Semua anggota di Polda DIY siaga satu, dan masing-masing polres siaga satu semua," kata Kapolda DIY di sela-sela mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Balai Desa Kebonagung Imogiri, Kabupaten Bantul, Kamis (30/11/2017).

Sejumlah wilayah di DIY diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak pagi hingga malam sejak tiga hari terakhir. Kondisi ini merupakan dampak dari siklon tropis Cempaka.

Kapolda mengatakan, setelah kejadian tersebut seluruh personel polda, polres, dan dibantu dari Brimob serta aparat TNI diterjunkan ke lapangan untuk membantu evakuasi warga maupun mengkondisikan wilayah terdampak.

"Untuk personel kita dibantu Brimob secara bergantian dan semua bergerak. Jadi sebanyak mungkin personel kita kerahkan. Dan sejak kejadian bencana kita sudah bahu membahu dengan masyarakat, kapolres, dandim, dan aparat lain untuk evakuasi warga," katanya, seperti dikutip Antara.

Kapolda mengatakan, siaga satu terkait bencana itu tidak hanya dalam penanganan wilayah setelah kejadian, melainkan juga antisipasi tidak sampai ketika ada kejadian banjir susulan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Mudah-mudahan perkiraan dari BMKG yang mulai hari ini [Kamis (30/11/2017)] badai Tropis Cempaka sudah hilang dan menjauh dari pantai selatan itu akan lebih memudahkan kita melakukan pembersihan-pembersihan," katanya.

Meski demikian, Kapolda DIY tetap meminta masyarakat DIY khususnya di Kabupaten Bantul dan pihak terkait mewaspadai potensi banjir susulan, sebab Bantul yang berada di selatan ini selalu mendapat banjir kiriman dari utara.

"Tapi kita wanti-wanti karena tipikal banjir Sungai Oya itu kiriman dari Sleman, jadi kalaupun di sini [Bantul] tidak hujan sewaktu-waktu banjir bisa datang, apalagi saya dapat laporan dari kalau bendungan di utara juga ada kerusakan tanggulnya," katanya.

Baca juga artikel terkait BADAI CEMPAKA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight