Selamat Hari Ibu

Sejarah Peringatan Hari Ibu di Berbagai Negara

Oleh: Alifa Justisia - 22 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
Tak hanya di Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember, di berbagai negara di dunia juga punya sejarah dan tradisi peringatan Hari Ibu.
tirto.id - Setiap tanggal 22 Desember, di Indonesia secara rutin diperingati sebagai Hari Ibu. Sejarah peringatan Hari Ibu di tanah air merujuk pada penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia pertama yang dihelat di Yogyakarta tanggal 22 Desember 1928. Tak hanya Indonesia, di berbagai negara lain juga punya sejarah dan tradisi untuk memperingati Hari Ibu.

Peringatan Hari Ibu di Indonesia mulai diterapkan sejak 1953 setelah diresmikan oleh Presiden Sukarno. Setiap menjelang atau saat peringatan Hari Ibu tiba, rakyat Indonesia punya banyak cara untuk merayakannya.

Sebagai contoh di lingkup sekolah yang biasanya mengadakan lomba atau membuat perayaan meriah dengan mengundang para ibu murid untuk merayakan bersama dengan berbagai kegiatan. Di lingkungan rumah, ibu biasanya memperoleh hadiah kejutan dari anggota keluarga.



Tidak hanya di Indonesia saja, di berbagai belahan dunia lain juga memiliki Hari Ibu dengan tradisi yang bermacam-macam pula. Berikut ini beberapa di antaranya:

Perancis
Hari Ibu di Perancis dirayakan setiap tanggal 26 Mei. Peringatan ini dilakukan untuk menghormati para istri yang ditinggal gugur suaminya dalam Perang Dunia I. Dulu, beberapa walikota di Perancis menganugerahi medali khusus untuk para ibu terpilih. Sedangkan untuk saat ini, Hari Ibu dirayakan dengan memberikan hadiah dan kue berbentuk bunga kepada ibu.

Jepang
Di Jepang, Hari Ibu diperingati setiap tanggal 12 Mei. Biasanya, diadakan lomba menggambar ibu bagi anak-anak. Karya pemenang lomba akan dipamerkan di seluruh negeri. Cara lain yang sering dilakukan adalah memberikan bunga anyelir berwarna merah dengan tulisan “Selamat Hari Ibu” dengan huruf Kanji.

Inggris
Hari Ibu di Inggris dikenal dengan istilah Mothering Sunday, dirayakan setiap hari Minggu tiga pekan sebelum Paskah yang biasanya jatuh antara pertengahan Maret dan awal April. Mothering Sunday menjadi momen berkumpul bagi ibu dengan anak-anaknya. Biasanya, para perantauan akan pulang ke rumah untuk merayakan Hari Ibu ini.

Selain itu, Hari Ibu di Inggris juga dirayakan dengan memberikan bunga, kartu ucapan, atau hadiah, bukan hanya kepada ibu kandung, tetapi kepada nenek, ibu tiri, juga ibu mertua.

Thailand
Peringatan Hari Ibu di negeri Gajah Putih sekaligus untuk merayakan hari ulang tahun Yang Mulia Sirikit. Ratu Sirikit adalah permaisuri almarhum Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada 2016 lalu. Ratu Sirikit yang lahir tanggal 12 Agustus 1932 kini berusia 86 tahun.

Dalam perayaan ini, setiap tahun selama bulan Agustus, rumah-rumah di Thailand dan tempat-tempat umum akan dihiasi dengan lampu, dekorasi, dan potret Ratu Sirikit. Pada pagi hari, diadakan upacara pemberian sedekah diikuti dengan upacara penerangan lilin dan kembang api di seluruh negara.

Baca juga artikel terkait HARI IBU atau tulisan menarik lainnya Alifa Justisia
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alifa Justisia
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight