Advertorial

Sejarah Panjang Susu Kental Manis

No Hoax, Susu Kental Manis seperti SKM Frisian Flag Ternyata Punya Peranan Penting dalam Sejarah Makanan. FOTO/Frisian Flag
Oleh: Advertorial - 30 September 2020
Dibaca Normal 5 menit
Susu kental manis tercipta bermula dari permasalahan konsumsi susu di daratan Eropa pada masa awal-awal abad ke-19.
Dalam perjalanannya mengelilingi dunia, pengembara asal Italia Marco Polo, mencatat tentang kebiasaan suku Tatar di Asia Tengah yang membuat susu kental berbentuk nyaris seperti pasta. Setiap orang lelaki, catat Marco Polo, membawa sekitar 4,5 kilogram pasta susu yang akan dicampur dengan air. Namun, dalam catatan para peneliti dari India (2016), apa yang ditulis oleh Marco Polo diperkirakan sebagai katyk, alias dadih susu ala Tartar, yang bisa dijadikan ayran, minuman khas yang terbuat dari susu. Karena itu, apa yang ditulis oleh Marco Polo lebih cocok disebut sebagai fermentasi susu.

Walau bagaimana pun, kisah Marco Polo dan para suku Tartar ini menjadi kisah menarik tentang betapa tuanya kisah manusia mengakali produk susu agar tidak cepat basi. Ini termasuk menjadikan susu sebagai bahan inti susu kental, alias condensed milk, agar lebih tahan lama dan praktis.

“Susu kental manis tercipta bermula dari permasalahan konsumsi susu di daratan Eropa pada masa awal-awal abad ke-19,” ujar Sejarawan Makanan Departemen Sejarah Universitas Padjadjaran, Fadly Rahman, M.A.

Menurut Fadly, masalah susu yang sejak dulu muncul dan terus terjadi hingga awal abad 19 adalah ia cepat basi dan asam jika tidak segera dikonsumsi. “Apalagi saat itu belum ada teknologi pendingin, jadi susu selalu basi, terbuang, atau harus segera dikonsumsi.”

Pada 1820, penemu asal Prancis bernama Nicolas Appert yang memang terobsesi mencari berbagai cara untuk mengawetkan makan, berhasil membuat susu kental yang diawetkan dalam botol. Itu juga dilakukan oleh Gail Borden Jr di Amerika Serikat, yang membuat susu kental pada 1853 karena anak-anaknya meninggal karena kualitas susu yang buruk. Tiga tahun kemudian, Borden mematenkan proses penguapan susu dengan tekanan rendah untuk menghasilkan susu kental manis. Baru pada 1884, John B. Meyenberg mematenkan proses sterilisasi susu kental dalam kaleng, yang bentuknya kita kenal hingga sekarang.

Kandungan susu kental manis dibuat dengan mengubah susu segar, mengurangi (menguapkan) susu sampai kandungan airnya tinggal sekitar 40 persen. Proses kondensasi dari kandungan susu kental manis ini bisa dianalogikan sama seperti memasak kaldu atau saus untuk membuat rasa makin kuat. Susu Kental Manis mengandung sumber 9 Vitamin (Vitamin A, D3, E, B1, B2, B3, B6, B12 dan C) dan 5 mineral (Kalsium, Fosfor, Selenium, Mangan dan Yodium).

Berdasarkan data Kementerian Industri, konsumsi susu kental manis sudah dimulai di Indonesia sekitar 1873. Susu kental manis Friesche Vlag masuk pada tahun 1922 dan kemudian terkenal dengan nama susu kental manis Frisian Flag atau Bendera. Namun pada masa itu, konsumsi susu kental manis hanya terbatas pada tentara Belanda yang ada di Indonesia.

Dari sejarahnya, Indonesia identik sebagai kawasan agraris dan pesisir. Hasilnya, sampai abad ke-15, tradisi gembala di Nusantara belum mantap sehingga sumber dan konsumsi makanan hewani berbasis ternak lebih minim tersedia dibandingkan sumber makanan nabati. Belum lagi adanya sakralisasi sapi dalam tradisi Hindu dan minimnya sentra peternakan yang bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat. Semua hal di atas membuat Indonesia belum memiliki budaya minum susu pada saat itu.

Konsumsi susu kental manis baru meningkat dikarenakan tingginya permintaan terhadap makanan praktis dan bergizi dengan akses yang minim. Kemudian seiring dengan berdirinya peternakan sapi di Pangalengan dan wilayah lainnya di Indonesia, manfaat dan konsumsi susu kemudian bergeser menjadi lebih luas.

Konsumsi susu dan susu kental manis yang tadinya hanya terbatas pada tentara mulai merambah masyarakat dan menjadi salah satu favorit pangan keluarga hingga sekarang. Seiring waktu, manfaat susu kental manis juga lebih beragam dengan berbagai perkembangan pada dunia kuliner.

Kandungan dan Manfaat Susu Kental Manis


Susu kental manis membawa banyak perubahan besar dalam dunia, terutama dalam jagat kuliner. Kita bisa mendapatkan rasa susu tanpa kelembaban yang ada di susu biasa. Selain itu, kandungan serta tekstur susu kental manis dianggap pas untuk makanan dengan tekstur lembut tapi tetap padat, semisal fudge atau karamel. Pembedanya lagi dengan susu biasa, susu kental manis tidak akan menggumpal jika dicampur dengan bahan bercita rasa asam, sehingga cocok untuk membuat hidangan seperti pie lemon.

“Beberapa ada yang menggunakan susu kental manis pada masakan gurih . Itu bisa-bisa saja karena susu pada susu kental manis memberikan rasa gurih dan rasa manis penyeimbang rasa, seperti kita menggunakan sedikit gula saat memasak hidangan gurih lainnya,” kata Bahtiar Pebri Dwiyana atau yang dikenal juga sebagai Chef Tiarbah, pemilik akun twitter @tiarbah sekaligus @masakdarurat.

Menurut Chef Tiarbah, jika takaran yang digunakannya sesuai, penggunaan susu kental manis pada masakan gurih bisa dijadikan pilihan. Yang perlu dilakukan adalah cukup tambahkan beberapa sendok susu kental manis ke dalam racikan bumbu.

Pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah, seberapa sehat konsumsi susu kental manis? Apa saja manfaat susu kental manis? Seperti yang sudah dijelaskan, susu kental adalah produk susu sehingga kita dapat menggunakannya sebagai pemanis, penambah gurih, atau rasa creamy.

Terkait tips konsumsi susu kental manis, Chef Tiarbah menyarankan untuk memilih susu kental manis. Konsumsi susu kental manis juga harus sesuai aturan pakai dan kebutuhan kalori yang dibutuhkan masing-masing individu. Menarik untuk disimak, bahwa kalori yang terkandung dalam satu saset susu kental manis sekitar 130-140 kcal, cukup untuk memenuhi tambahan energi memulai aktivitas di pagi hari

Dengan metode yang tepat, dan pengetahuan resep yang luas, susu kental manis bisa dipakai sebagai bahan masakan yang sehat dan lezat. Sekaleng susu kental manis Bendera dapat digunakan untuk bahan makanan kaya probiotik seperti yoghurt Vietnam, roti bakar spesial, dan bubur oat.



Yogurt Vietnam

Menurut penulis buku masak terlaris dan ahli memasak Vietnam, Andrea Nguyen, ada dual hal yang membedakan proses pembuatan yoghurt Vietnam atau da ua dari yoghurt biasa. Pertama, kita tidak perlu merebus susu sebelum membuat yoghurt yang bisa menghemat banyak waktu. Kedua, yoghurt ini dibuat dengan memanfaatkan kandungan susu kental manis Bendera, sehingga rasa yang dihasilkan terasa lebih manis dan lebih kaya. Total, hanya butuh empat bahan untuk membuatnya, yaitu 4 gelas susu segar, satu kaleng susu kental manis bendera, 3/4 gelas kultur aktif yoghurt, dan air mendidih.

Cara membuat yoghurt ini dimulai dengan mengosongkan satu kaleng susu kental manis Bendera ke dalam mangkuk besar. Didihkan air, lalu tambahkan sekaleng air mendidih ke dalam susu kental manis Bendera yang ada dalam mangkuk. Kocok perlahan hingga tercampur rata, lalu tambahkan setengah dari susu segar, dan kocok hingga rata. Tambahkan yoghurt dan aduk sampai tidak ada gumpalan yoghurt yang tersisa.

Tambahkan susu segar yang tersisa dan kocok. Taruh adonan ke dalam toples dan tutup rapat. Lalu diamkan toples berisi yoghurt di pressure cooker yang sudah diberi satu gelas air. Tutup dan diamkan selama 6-8 jam. Jika tidak memiliki pressure cooker, kita bisa memasukkan toples ke dalam panci dan mengisi dengan air panas (bukan mendidih) sampai air mencapai hampir ke bagian atas toples. Tutupi panci dengan handuk.

Jika sudah didiamkan selama 6-8 jam, keluarkan toples dari panci dan lepaskan penutup toples. Bersihkan segala kondensasi yang terkumpul, lalu segel dan dinginkan selama beberapa jam.

Header Advertorial Frisian Flag

Roti Bakar Spesial

Roti bakar cocok dinikmati di saat santai. Roti bakar bisa dibuat lebih bergizi dan spesial dengan kombo kandungan susu dari susu cair berpadu dengan susu kental manis Frisian Flag. Mengutip dari situs Milkpedia, ini adalah bahan-bahan dan cara membuat roti bakar spesial yang bisa dinikmati dalam segala situasi:

Bahan:
  • 4 lembar roti tawar gandum
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 100 ml susu cair Frisian Flag Purefarm Full Cream
  • 1 sdm susu kental manis Bendera Full Cream Gold
  • 1 sdt bubuk kayu manis
  • Butter secukupnya untuk di wajan
  • Potongan buah favorit Anda
Cara Membuat:

Pertama, campurkan susu cair Frisian Flag Purefarm Full Cream, susu kental manis Bendera Full Cream Gold, bubuk kayu manis dan telur yang sudah dikocok, aduk rata. Panaskan wajan dan olesi sedikit butter. Rendam roti dalam campuran susu dan telur tadi sampai seluruh permukaannya basah. Panggang roti di atas wajan di atas api kecil. Angkat kalau roti sudah berwarna kecoklatan, potong-potong dan sajikan dengan buah-buahan.

Salah satu keuntungan menggunakan susu kental manis Bendera adalah variannya yang bervariasi. Selain menggunakan susu kental manis Bendera variasi Gold, Anda juga bisa menggunakan variasi cokelat, cocopandan, dan juga jahe.

Bubur Oatmeal

Tidak semua orang suka memakan makanan berat saat sarapan. Buat beberapa orang, bubur oat dianggap ringan dan cepat diserap oleh tubuh. Oat sendiri dikenal sebagai bahan makanan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun sayangnya, rasa oat yang hambar membuat banyak orang ragu untuk menyantapnya.

Di Kepulauan Karibia, oat akan ditambahkan dengan berbagai bumbu sehingga rasanya tidak hambar dan menggugah selera. Dalam resep ini, susu kental manis Bendera menggantikan gula dan menambah tekstur pada bubur oat. Oat yang berpadu dengan susu cair, susu kental manis Bendera, dan rempah-rempah lainnya dapat memberikan asupan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cocok untuk dijadikan makanan pembuka di pagi hari tanpa membuat kembung.

Bahan:
  • 1 cangkir oat
  • 2 1/2 gelas air dingin
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 daun salam
  • 1 batang kayu manis kecil
  • 1/2 gelas susu
  • 1/4 sendok teh bubuk kayu manis
  • 1/4 sendok teh pala parut
  • 1/2 sendok teh ekstrak vanili
  • 1/4 cangkir susu kental manis Bendera
Cara membuat:

  • Isi panci sedang dengan air dingin. Tambahkan oat, garam, kayu manis, dan daun salam. Didihkan dengan api sedang-tinggi.
  • Saat campuran mendidih, kecilkan api menjadi rendah dan lanjutkan memasak selama 2-3 menit, aduk terus.
  • Tambahkan susu, bubuk kayu manis, pala, ekstrak vanila, dan susu kental manis Bendera, aduk selama 1-2 menit sampai tercampur rata.
  • Matikan api dan sajikan panas dengan roti atau biskuit
DarkLight