Kronik

Sejarah Hidup John Mayer yang Bakal Konser di Jakarta

Oleh: AS Rimbawana - 12 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
John Mayer akan menyambangi Asia, Australia, dan Selandia Baru dalam konser sepanjang Maret dan April 2019.
tirto.id - John Mayer akan menggelar konser di Jakarta pada 5 April 2019 mendatang. Sejarah bermusik profesional musisi asal Amerika Serikat ini dimulai pada 2001 dengan meluncurkan album perdana bertajuk “Room For Squares”. Sejak saat itu, lagu-lagu Mayer banyak yang menjadi hits.

Melalui Instagram beberapa waktu lalu, Mayer mengumumkan akan mengadakan tur ke Asia, Australia, dan Selandia Baru sepanjang bulan Maret dan April 2019 tahun depan. Indonesia, Singapura, dan Thailand adalah tiga negara Asia Tenggara yang bakal disambangi musisi beken berusia 41 tahun ini.

Selain Jakarta, Singapura, dan Bangkok, beberapa kota lainnya yang bakal menjadi lokasi aksi unjuk gigi John Mayer dalam Australia & Asia Tour 2019 antara lain: Auckland, Brisbane, Melbourne, Sydney, Hong Kong, hingga Tokyo.

Berikut ini rekam-jejak John Mayer dalam hidup dan karier bermusiknya:

1977
John Mayer Lahir
John Clayton Mayer lahir di Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat, pada 16 Oktober 1977. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara.
______________________________


1990
Gitar Pinjaman
Pada 1990 saat usianya 13 tahun, John Mayer dipinjami gitar oleh ayahnya, Richard Mayer. Sejak saat itu, ia belajar mengulik musik dengan gitar pertamanya tersebut. Mayer belia mulai jatuh cinta kepada musik blues setelah mendengarkan permainan gitar Stevie Ray Vaughan, musisi Texas Blues.
______________________________


1994
Karya Pertama
Ketika berumur 17 tahun atau pada 1994, Mayer harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari karena mengalami gangguan jantung atau cardiac arrhythmia. Saat menginap di rumah sakit itulah John menciptakan lagu pertamanya.
______________________________


1988
Merintis Karier
Mayer belajar di Berkeley College of Music pada 1988. Tahun 1997, ia dan temannya, Clay Cook. pindah ke Atlanta, Georgia. Di kota itulah mereka membentuk grup musik bernama Lo-Fi Masters. Namun, keduanya kemudian memutuskan berpisah lantaran beda prinsip bermusik. Mayer pun mengawali karier solonya.
______________________________


2001
Album Perdana
Penampilan Mayer di South by Southwest pada 2000 menarik minat industri musik. Pada 2001, ia melucurkan album perdana bertajuk “Room For Squares” bersama Columbia Records. Sebenarnya, pada 1999, Mayer sudah punya album mini berjudul “Inside Wants Out” namun belum bergabung dengan label rekaman.
______________________________


2003
Grammy Awards
Mayer memenangkan Grammy Awards 2003 untuk kategori "Best Male Pop Vocal Performance" berkat lantunan suaranya dalam lagu Your Body Is A Wonderland. Di tahun yang sama, Mayer merilis album kedua berjudul “Heavier Things”. Nantinya, masih banyak penghargaan yang diterima Mayer.
______________________________


2005
Semakin Terkenal
Tahun 2005, Mayer berkolaborasi dengan beberapa musisi papan atas Amerika seperti Buddy Guy, B.B. King, dan Eric Clapton. Pamor dan karya-karyanya pun semakin terkenal. Di tahun ini pula, lagunya yang berjudul Daughters diganjar Grammy Awards 2005 untuk kategori "Song of The Year".
______________________________


2007
Dewa Gitar
Majalah Rolling Stone edisi Februari 2007 menyematkan gelar “New Guitar Gods” kepada John Mayer. Ia juga termasuk dalam 100 Most Influential People of 2007 versi Majalah Time.
______________________________


2017
Album Terbaru
John Mayer meluncurkan album terbaru pada 14 April 2017 yang bertajuk “The Search of Everything”. Total, Mayer telah memiliki 7 album studio, belum termasuk album live dan karya-karya lainnya.
______________________________


2019
Asia & Australia Tour
Sepanjang bulan Maret dan April 2019, Mayer akan menggelar tur ke beberapa negara di Asia, Australia, hingga Selandia Baru. Jakarta termasuk kota yang dipilih Mayer.
______________________________



Album John Mayer

Room for Squares (2001)
Heavier Things (2003)
Continuum (2006)
Battle Studies (2009)
Born and Raised (2012)
Paradise Valley (2013)
The Search for Everything (2017)




Baca juga artikel terkait JOHN MAYER atau tulisan menarik lainnya AS Rimbawana
(tirto.id - Musik)

Penulis: AS Rimbawana
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight