Kampanye Covid-19

Satgas Covid-19 Susun Aturan Protokol Kesehatan Jelang IBF 2021

Oleh: Fitra Firdaus - 5 November 2021
Dibaca Normal 1 menit
Satgas Covid-19 bersama PBSI bakal menyusun protokol kesehatan jelang 3 event badminton: Indonesia Masters, Indonesia Open, dan BWF World Tour Finals.
tirto.id - Jelang Indonesia Badminton Festival (IBF) yang digelar di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Satgas Penanganan Covid-19 bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bakal menyusun protokol kesehatan. Tujuannya, mencegah terjadinya penularan Covid-19 dalam 3 event beruntun yang dimainkan dalam rentang 3 pekan sejak 16 November 2021.

"Nantinya sistem bubble akan kembali diterapkan dengan mekanisme partisipan hanya akan berkegiatan di titik-titik yang sudah ditentukan oleh panitia yaitu seperti hotel, tempat pelatihan dan tempat pertandingan," papar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam keterangan pers di Graha BNPB, Kamis (4/11/2021) yang tayang di kanal YouTube BNPB.

Ketiga event yang masuk dalam IBF adalah Indonesia Masters 2021 pada 16-21 November 2021, Indonesia Open 2021 pada 23-28 November 2021, dan BWF World Tour Finals pada 1-5 Desember 2021. Tiga event itu juga menjadi penutup rangkaian BWF World Tour tahun ini.

Menurut Wiku, sistem bubble dipilih selama penyelenggaraan IBF demi menghindari risiko penularan yang terjadi. Selain itu, dalam sistem yang demikian, seluruh pihak yang beraktivitas di dalam bubble sudah melalui skrining kesehatan yang ketat. Oleh karenanya, pengawasan akan lebih mudah.

"Sebagai tambahan, partisipan yang berasal dari luar negeri akan masuk melalui pintu kedatangan di Jakarta atau Soekarno-Hatta dan dilanjutkan dengan perjalanan domestik kembali sesuai dengan kebijakan yang berlaku," papar Wiku.

Sepanjang akhir tahun ini, pada November-Desember 2021, tidak hanya event badminton berskala internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Tetapi juga, event balap motor. Akan ada Asia Talent Cup yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok pada 12-14 November 2021, yang menjadi pembuka seri ke-13 World Superbike (WSBK), race Indonesia di Mandalika pula pada 19-21 November.

Dalam event-event tersebut, akan banyak WNA atau WNI dari luar negeri yang datang ke Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 sendiri sudah merilis Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19 pada 13 Oktober 2021, ditambah dengan addendum pada 2 November lalu.

Di SE Nomor 20 Tahun 2021, disebutkan bahwa seluruh pelaku perjalanan internasional, entah itu WNI atau WNA, harus mengikuti persyaratan yang meliputi hal-hal sebelum keberangkatan, saat perjalanan, dan saat tiba di Indonesia.

Sebelum keberangkatan, WNA atau WNI yang akan menuju Indonesia mesti menjalani tes PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama yang minimal dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan, dan persiapan administrasi imigrasi (meliputi visa dan pengisian E-HAC internasional Indonesia).

Saat perjalanan, WNA atau WNI yang akan menuju Indonesia mesti meminimalisasi pembukaan masker, mengurangi bicara baik secara langsung atau memakai alat komunikasi, menjaga jarak antarpenumpang, dan mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer ketika sebelum dan sesudah beraktivitas.

Sementara itu, ketika tiba di Indonesia, WNA atau WNI yang datang mesti menjalani entry test berupa tes PCR. Setelah itu, mereka dikelompokkan jadi 2 bagian, yaitu mereka yang sudah divaksin secara lengkap dan mereka yang belum divaksin lengkap.

Mereka yang sudah divaksin secara lengkap (2 dosis) cukup melakukan karantina 3 hari, kemudian exit test (PCR) pada hari ketiga karantina.

Sedangkan mereka yang belum divaksin secara lengkap (baru 1 dosis) melakukan karantina selama 5 hari, kemudian menjalani exit test (PCR) pada hari kelima karantina sebelum melanjutkan perjalanan.


Banner BNPB Info Lengkap Seputar Covid19
Banner BNPB. tirto.id/Fuad

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Fitra Firdaus
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight