Pandemi COVID-19

Satgas: 20 Daerah Alami Kenaikan Kasus Per Pekan, Jabar Tertinggi

Oleh: Andrian Pratama Taher - 1 Oktober 2020
Berdasarkan data Satgas COVID-19, setidaknya ada 20 provinsi dengan kenaikan kasus per pekan, tertinggi Jawa Barat.
tirto.id - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengumumkan perkembangan penanganan kasus COVID-19 secara mingguan berdasarkan data 21-27 September 2020 dengan tanggal 14-20 September 2020.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, setidaknya ada 20 provinsi dengan kenaikan dan ada 14 provinsi mengalami penurunan kasus pada tanggal 21-27 September 2020 jika dibandingkan dengan data tanggal 14-20 September 2020.

"Di sini terlihat secara nasional terdapat 20 provinsi dengan jumlah kasus yang meningkat dibanding minggu sebelumnya dan 14 provinsi dengan jumlah kasus yang menurun dibanding dengan minggu sebelumnya," kata Wiku dalam konferensi pers secara daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Wiku mengatakan, Jawa Barat merupakan provinsi dengan angka tertinggi dengan penambahan kasus mencapai 1.726 kasus apabila dibandingkan data pekan 21-27 September dengan data 14-20 September 2020.

Kemudian diikuti DKI Jakarta (1.002 kasus), Kalimantan Timur (584 kasus), Sumatera Barat (573 kasus) dan Jawa Tengah (338 kasus). Terendah adalah NTB (2 kasus), Sulawesi Tengah (6 kasus) dan Kalimantan Selatan (9 kasus).

"Kami mohon agar dapat ditekan sedikit lagi kasusnya agar di minggu depan betul-betul bisa terjadi tidak ada penambahan kasus sama sekali bahkan terjadi penurunan kasus secara keseluruhan," kata Wiku.

Sementara itu, penurunan pun juga terjadi apabila dikomparasi dalam dua minggu terakhir. Peringkat pertama jatuh pada Jawa Timur (turun sebanyak 445 kasus dari pekan sebelumnya), Sumatera Utara (turun sebanyak 223 kasus) dan Aceh (turun sebanyak 205 kasus).

"Kami hargai provinsi yang berhasil menurunkan kasusnya dan mohon provinsi berlomba-lomba untuk menurunkan kasusnya," kata Wiku.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz
DarkLight