Menuju konten utama

Saran Kemenristekdikti Agar Peluang Lolos SBMPTN 2018 Lebih Besar

"Kami menyarankan agar peserta memilih tiga program studi yang berbeda tingkat keketatannya agar peluang untuk diterima lebih baik."

Saran Kemenristekdikti Agar Peluang Lolos SBMPTN 2018 Lebih Besar
warga melihat pengumuman hasil seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn) di depan kampus universitas negeri makassar (unm), makassar, sulawesi selatan, selasa (28/6). kampus unm menyiapkan sebanyak 1.355 kursi untuk penerimaaan mahasiswa baru tahun 2016, sementara secara nasional panitia sbmptn 2016 menetapkan kuota daya tampung sebanyak 99.223 kursi di 78 ptn peserta sbmptn, jumlah tersebut turun dari tahun 2015, yakni 115.788 kursi yang tersebar di 74 ptn seluruh indonesia. antara foto/dewi fajriani/ama/16

tirto.id - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menyarankan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) untuk memilih program studi (prodi) berbeda dengan tingkat keketatannya di kampus yang berbeda.

"Kami menyarankan agar peserta memilih tiga program studi yang berbeda tingkat keketatannya agar peluang untuk diterima lebih baik," ujar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti, Prof Intan Ahmad, saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

SBMPTN 2018 merupakan seleksi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Pendaftaran SBMPTN dimulai pada 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB.

Prodi yang terdapat di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.

Peserta dapat memilih prodi sebanyak-banyaknya tiga prodi dengan ketentuan jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.

Jika prodi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.

Terakhir, jika prodi yang dipilih terdiri atas kelompok Saintek dan Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.

Tingkat keketatan program studi di perguruan tinggi tentu saja berbeda untuk tiap PTN. Misalnya tingkat kedokteran kampus X akan berbeda dengan kampus Y atau Z.

Pelaksanaan ujian sendiri akan dilangsungkan pada 8 Mei 2018. Sedangkan ujian keterampilan dilangsungkan pada Rabu dan/atau Jumat pada 9 dan/atau 11 Mei 2018.

"Selamat mengikuti ujian, manfaatkan sisa waktu yang ada untuk belajar sampai satu hari sebelum ujian. Jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa, juga pastikan tempat ujian sudah diketahui," kata Prof Intan.

Baca juga artikel terkait SBMPTN 2018

tirto.id - Pendidikan
Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani