Sanksi Bagi Man City & Peluang Liverpool-Gerrard Juara Liga Inggris

Reporter: - 17 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Liverpool berpeluang dinobatkan menjadi juara Liga Inggris musim 2013/2014 jika Man City benar-benar menerima sanksi pengurangan poin dari Premier League.
tirto.id - Steven Gerrard berpeluang menandai 17 tahun masa baktinya di Liverpool dengan trofi juara Liga Inggris.

Peluang itu muncul setelah UEFA menjatuhi sanksi financial fair play (FFP) kepada Manchester City, setelah The Citizens diduga kuat merekayasa laporan keuangan klub yang sebenarnya merugi pada kurun 2012-2016.

UEFA menjatuhkan sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa kepada Manchester City yang akan berlaku mulai musim depan. Sanksi itu akan benar-benar berlaku jika banding Man City ditolak.

Manchester City diberi waktu sepuluh hari oleh UEFA untuk melakukan banding ke badan arbitrase olahraga (CAS). Melalui pernyataan di situs web resmi Man City, mereka bakal menempuh jalur itu untuk mengklarifikasi semua tuduhan demi terhindar dari hukuman.

Sementara itu, Premier League selaku operator Liga Inggris juga melakukan penyelidikan terpisah. Jika dugaan pelanggaran yang dilakukan Manchester City terbukti, maka The Citizens bisa dijatuhi hukuman pengurangan poin untuk musim 2012 hingga 2016.

Situasi yang dialami Manchester City bisa menjadi berkah tersendiri bagi para rival, salah satunya Liverpool. Pasalnya, Liverpool pernah hampir menjuarai Liga Inggris di musim 2013/2014, namun kalah bersaing dengan Manchester City di detik-detik terakhir.

Jika Manchester City benar-benar dijatuhi hukuman oleh UEFA, dan juga Premier League, Liverpool yang merupakan runner up Liga Inggris 2013/2014 berpeluang dinobatkan sebagai juara.

Sebab, apabila The Citizens mendapat pengurangan 3 poin saja maka sudah cukup bagi Liverpool untuk meraih gelar juara pertamanya di era Premier League.

Tidak mengherankan, legenda sekaligus kapten Liverpool pada musim 2013/2014, Steven Gerrard, mengaku antusias mendengar kelanjutan situasi yang dialami Manchester City.

Namun, ia menegaskan belum bisa berkomentar sebelum Premier League benar-benar mengambil keputusan.

"Saya benar-benar tertarik untuk melihat hasil penyelidikan Premier League. Namun, sampai saya mendapatkan kepastian [Manchester City dihukum], saya tidak akan berkomentar lebih jauh. Tapi saya benar-benar tertarik dengan hal ini untuk alasan yang jelas [bisa meraih gelar juara bersama Liverpool]," kata Gerrard, dikutip dari Sky Sport.

Dilansir dari BBC, penyelidikan UEFA dimulai setelah surat kabar Jerman, Der Spiegel, membuat laporan mengenai bocoran dokumen keuangan sejumlah klub papan atas Eropa, pada 2018.

Dalam laporan itu, Manchester City diduga kuat membuat laporan keuangan yang tidak sesuai dengan kondisi yang dialami klub tersebut.

Manajemen Manchester City dianggap menggelembungkan nilai pendapatan dari sponsor, demi menutupi defisit keuangan yang dialami oleh klub. Hal itu dilakukan agar tim yang bermarkas di Stadion Etihad tersebut lolos dari aturan FFP.


Baca juga artikel terkait LIGA INGGRIS atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - )

Kontributor: Permadi Suntama
Editor: Addi M Idhom
DarkLight