Sanggupkah Shin Tae-yong Menjadi Pelatih Timnas Indonesia?

Oleh: Gilang Ramadhan - 20 November 2019
Dibaca Normal 1 menit
Shin Tae-yong sudah bertemu dengan PSSI terkait posisi pelatih Timnas Indonesia.
tirto.id - Shin Tae-yong memenuhi panggilan PSSI sebagai calon juru taktik Timnas Indonesia. Pertemuan antara pelatih asal Korea Selatan ini dengan PSSI dilakukan di Malaysia pada Selasa (19/11/2019) lalu. Jika jadi, sanggupkah Shin Tae-yong membesut timnas senior Garuda dan memenuhi harapan publik pecinta sepakbola nasional?

Di Malaysia, Shin Tae-yong bersama timnya mempresentasikan ide-ide dan targetnya untuk sepak bola Indonesia kepada PSSI. Pemanggilan Shin dilakukan karena kekosongan kursi kepelatihan Timnas Indonesia setelah dipecatnya Simon McMenemy pada 6 November 2019 silam.

Shin Tae-yong pernah menukangi tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Meskipun gagal lolos dari babak penyisihan grup, namun Taeguk Warrior tampil mengejutkan.

Son Heung-min dan kawan-kawan sukses mengalahkan Jerman dengan skor 2-0 sekaligus membuat peraih empat Piala Dunia itu tersingkir dari Rusia lebih cepat sebagai juru kunci Grup F. Skuad besutan Shin Tae-yong juga hanya kalah tipis dari Swedia (0-1) dan Meksiko (1-2) di grup yang sama.

Kini, Shin Tae-yong merupakan salah satu pilihan utama PSSI untuk menangani Timnas Indonesia. Lantas, apakah pelatih berusia 49 tahun ini bisa menjadi solusi tepat untuk mengatasi bobroknya prestasi sepak bola Indonesia?


Jejak Rekam Shin Tae-yong

Karier kepelatihan Shin Tae-yong di tim nasional dimulai pada 2014 sebagai caretaker pelatih timnas senior. Kurun 2016-2017, mantan pembesut klub Seongnam Ilhwa Chunma ini menangani Timnas Korea Selatan U23, lalu menjadi pelatih U20, sebelum akhirnya kembali ke skuad senior dan tampil di Piala Dunia 2018.

Saat mengarsiteki Timnas U23, Korsel di bawah besutan Shin Tae-yong terhenti di babak perempat final cabang sepakbola putra di Olimpiade Rio 2016.

Tahun berikutnya, Shin Tae-yong mendampingi Timnas U20 di Piala Dunia U20 2017 yang digelar di negeri sendiri. Sempat mengalahkan Argentina 2-1 dan lolos dari babak penyisihan grup, namun Korsel U20 kandas di fase 16 besar setelah ditekuk Portugal dengan skor 1-3.

Jika Shin Tae-yong benar-benar sepakat untuk melatih Timnas Indonesia, beban berat telah menantinya mengingat prestasi tim Merah-Putih sudah lama terpuruk, belum lagi ekspektasi tinggi dari publik, juga faktor-faktor lainnya.


Beban Sekaligus Tantangan

Timnas Indonesia baru saja melanjutkan torehan memalukan di rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2022 setelah disikat tuan rumah Malaysia dengan skor 2-0 pada Selasa (19/11/2019) lalu.

Kekalahan itu menjadi hasil negatif kelima yang didapat Bayu Pradana dan kawan-kawan secara beruntun. Timnas Indonesia yang belum pernah menang dan nihil poin harus menempati posisi juru kunci Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di bawah Vietnam, Thailand, UEA, dan Malaysia.

Mirisnya lagi, Timnas Indonesia sudah satu tahun tidak pernah merasakan kemenangan di turnamen resmi. Terakhir kali tim Merah-Putih menang adalah di ajang Piala AFF 2018 saat mengalahkan Timor Leste dengan skor 3-1.

Lantas, apa kata Shin Tae-yong?

“Bagi saya ini adalah sebuah tantangan. Saya tahu atmosfer sepak bola Indonesia sangat luar biasa dengan suporter yang fanatik," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.

"Saya juga melihat pengurus federasi memiliki semangat yang kuat untuk membangun sepak bola Indonesia ke level yang tinggi," imbuhnya.


Mochamad Iriawan alias Iwan Bule selaku Ketua Umum PSSI menilai bahwa Shin Thae-yong adalah sosok pelatih kaliber dunia yang telah menorehkan prestasi, dan itulah yang dibutuhkan oleh Timnas Indonesia saat ini.

“Timnas Indonesia membutuhkan pelatih yang handal. Shin Tae-yong salah satu pelatih yang memiliki prestasi dunia. Tentu kita akan mempelajari presentasi programnya.Keputusan akan diambil secara faktual dan obyektif melalui rapat Exco,” kata Iwan Bule.

Jelas menjadi beban berat sekaligus tantangan bagi Shin Tae-yong yang tampaknya menjadi pilihan utama PSSI untuk menangani tim Garuda ketimbang pelatih kelas dunia lainnya yang sebenarnya sudah lebih paham dengan sepak bola Indonesia, yakni Luis Milla.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Gilang Ramadhan
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight