Sandiaga: Penukaran Uang untuk Angpau Lebaran Ada di Monas

Oleh: Hendra Friana - 23 Mei 2018
Kas Keliling Bank Indonesia untuk menukarkan uang tunai berlangsung sejak 21 Mei hingga 25 Mei 2018 di lapangan parkir IRTI, Monas, Jakarta Pusat.
tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Kas Keliling Bank Indonesia yang berlokasi di lapangan parkir IRTI, Monas, Jakarta Pusat, untuk menukarkan uang tunai.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 21 Mei sampai dengan 25 Mei 2018 dengan pelayanan gratis bagi warga Jakarta yang ingin mendapatkan uang pecahan baru dalam jumlah sesuai kebutuhan menyambut Lebaran Idul Fitri.

Sandi mengatakan, meningkatnya transaksi penukaran uang tunai jelang lebaran idul fitri berpotensi memunculkan peredaran uang palsu di Jakarta.

"Dari jumlah uang tunai, uang cash yang dalam minggu ini disiapkan itu seluruh Indonesia Rp188 triliun. Dan 22,8 persen itu di Jakarta. Berarti Rp40 triliun lebih. Berarti kalau Rp40 triliun itu setengah dari APBD di DKI," ujarnya di lapangan parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).

Kegiatan penukaran uang di Monas diselenggarakan Bank Indonesia, bekerja sama dengan 12 bank, antara lain Bank DKI, BCA, BJB, BNI, BRI, Bank Syariah Mandiri, BTN, Bank Mandiri, Maybank, Bank Mega, Bank Permata, BNI Syariah, CIMB Niaga.

Selain di Monas, Bank Indonesia juga melaksanakan kegiatan penukaran uang di 160 titik di wilayah Jabodetabek. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir peredaran uang palsu, serta mendekatkan pelaksanaan kegiatan penukaran uang kepada masyarakat.

Sandiaga berharap, ke depannya masyarakat dapat beralih dan lebih sering menggunakan transaksi non-tunai dan umat islam di Jakarta lebih banyak menyalurkan uang untuk bersedekah ke lembaga resmi seperti BAZIS DKI.

"Ini yang betul-betul diharapkan oleh warga dan menjadi tradisi memberikan angpau ya, memberikan sedekah," tutur Sandiaga.


Baca juga artikel terkait HARI RAYA IDUL FITRI atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yandri Daniel Damaledo