Sandiaga Mundur Wagub Sudah Setahun, Anies Ingatkan DPRD DKI

Oleh: Haris Prabowo - 9 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Anies berharap kepada anggota DPRD DKI agar bisa menyelesaikan proses penggantian Wagub DKI Jakarta yang sebelumnya ditempati Sandiaga Uno pada sisa periode pada bulan Agustus ini.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyinggung lamanya proses pemilihan Wagub DKI Jakarta oleh DPRD DKI Jakarta.

Awalnya, para wartawan bertanya terkait perkembangan pemilihan Wagub DKI Jakarta belum rampung. Namun, Anies baru menyadari Sabtu (10/8/2019) besok tepat setahun Sandiaga Salahuddin Uno mundur sebagai Wagub DKI lalu maju dalam Pilpres 2019 sebagai Cawapres.

"Saya kemarin disadarkan, besok setahun [Sandiaga mundur]. Kita berharap dewan [DPRD DKI Jakarta] menyelesaikan ini secepatnya karena proses administrasinya udah dikerjakan," kata kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Ia juga mengatakan, dua partai pengusung dalam Pilgub 2018 yakni Gerindra dan PKS, telah mengajukan dua nama. Anies juga telah meneruskan dua nama tersebut ke DPRD DKI Jakarta untuk dipilih anggota Dewan.


Adapun dua nama calon yang sudah diajukan partai pengusung ke DPRD DKI Jakarta, yakni Mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, dan Sekretaris DPW PKS, Agung Yulianto

"Dan di sana udah beberapa bulan. Harapannya ini bulan terakhir dewan bertugas. Saya berharap salah satu agenda yang dituntaskan soal Wagub. Sebagai proses, 100 persen di dewan [kewenangannya] karena, Gubernur enggak ada kewenangan di situ. Tapi kita mengharapkan itu selesai," kata dia.

Tahapan pemilihan Wagub DKI yakni belum dibahas lewat rapat pimpinan gabungan. Semula rapat ini digelar sebagai tahapan akhir sebelum voting pemilihan Wagub DKI, namun belum digelar.

Sandiaga Salahuddin Uno resmi mundur dari jabatan Wagub DKI Jakarta lewat surat yang ia berikan kepada Anies Baswedan di ruangan kerja Gubernur DKI Jakarta itu, Jumat (10/8/2018) pagi.

"Dengan ini saya Sandiaga Salahuddin Uno, lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969, alamat di Kebayoran Baru, jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan surat pernyataan berhenti dari jabatan saya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, masa jabatan 2017-2022. Surat ini saya tanda tangani. Jakarta, 9 Agustus 2018," kata Sandiaga saat itu.

Mundurnya Sandiaga berkaitan dengan keputusannya maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) Republik Indonesia periode 2019-2024, berpasangan dengan Prabowo Subianto. Pengunduran diri ini juga sesuai dengan Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya pasal 78.



Baca juga artikel terkait WAGUB DKI atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Zakki Amali
DarkLight