Menuju konten utama

Sandiaga Buat Kursus Perhotelan untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Menurut Sandi, sektor perhotelan mematahkan anggapan bahwa Jakarta minim lapangan pekerjaan.

Sandiaga Buat Kursus Perhotelan untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno keluar dari ruang pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya usai diperiksa dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendorong program pembentukan Balai Pelatihan Industri Perhotelan yang lokasinya berada di lingkungan kantor wali kota Jakarta Pusat.

Nantinya, tempat itu akan menjadi sentra pelatihan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan perhotelan dan pariwisata yang mendapatkan beasiswa dari Yayasan Cahaya Bersama.

"Ini adalah bagian dari upaya penciptaan 200 ribu lapangan pekerjaan dan menyandingkan dunia pekerjaan dan SMK. Dan hari ini lahir Hotel School, Balai pelatihan industri Perhotelan yang digagas teman-teman OK-OCE Smart," ujar Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Hal ini terkait target Sandiaga untuk menciptakan 2,4 juta pekerja pariwisata di Ibu Kota selama lima tahun ke depan. Sebab, kata dia, sektor pariwisata seharusnya bisa memberikan sumbangan lebih besar terhadap perekonomian di Jakarta.

"6,2 persen ekonomi kita disumbangkan sektor pariwisata dan kita harapkan lima tahun ke depan naik jadi 15 persen. Kita harapkan program-program berkualitas lahir dari sektor ini dan bisa bersanding dengan dunia usaha," ungkap Sandi.

Untuk tahap pertama, ada 45 siswa/siswi yang diberikan beasiswa dengan total Rp900 juta. Mereka berkesempatan magang di tiga hotel yang menjadi mitra Balai Pelatihan Industri Perhotelan.

Hotel-hotel itu antara lain dimiliki PT Jakarta Tourisindo (BUMD yang bergerak di bidang perhotelan dan pariwisata), Horison Group dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Sandi juga mengungkapkan bahwa para siswa/siswi yang mendapat beasiswa juga akan menjalani pendidikan dengan konsep yang tengah dikembangkannya bersama Anies Baswedan, yakni on the job training.

"Konsepnya yang mau saya dan Pak Anies kembangkan adalah 1 hari di kelas, enam hari praktik. Jadi ini on the job training. Ada hotel-hotel yang akan menampung. 1 hari di kelas, 6 hari di hotel," tuturnya.

Menurut Sandi, sektor perhotelan mematahkan anggapan bahwa Jakarta minim lapangan pekerjaan.

"Ada anomali. Orang-orang bilang nyari kerja di Jakarta susah, tapi dunia perhotelan membutuhkan banyak tenaga kerja yang terlatih," ujarnya.

"Nah Jakarta hotel school ini memberikan pelatihan-pelatihan yang langsung konkrit real, sehingga lulusannya langsung bisa diserap oleh grup hotel yang ikut dalam program ini, Jaktour, Horison, Ancol," ujarnya.

Baca juga artikel terkait LAPANGAN KERJA atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra