Saat Ngunduh Mantu Kaesang, Ada Pesan Khusus Jokowi ke Gibran

Sumber: Antara, tirto.id - 11 Des 2022 10:15 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pada acara tasyakuran ngunduh mantu Kaesang, Presiden Joko Widodo berpesan kepada seluruh anak dan cucunya untuk hidup rukun dalam persaudaraan.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan kepada seluruh anak dan cucunya untuk hidup rukun dalam persaudaraan. Hal ini disampaikan saat proses "ngunduh mantu" putera bungsunya Kaesang Pangarep-Erina Gudono di Loji Gandrung Solo, Minggu (11/12/2022).

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana memberi pesan kepada para anak dan cucu, masing-masing Gibran Rakabuming bersama istri Selvi Ananda, Bobby Basution bersama istri Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep bersama istri Erina Gudono, serta para cucu, Jan Ethes Srinarendra, Sedah Mirah Nasution, La Lembah Manah, serta Panembahan Al Nahyan Nasution.

Ia juga berpesan kepada anak cucu untuk selalu menyembah Tuhan Yang Maha Esa agar diberkati dalam hidup berkeluarga.


Khusus kepada putera sulung Gibran Rakabuming, Presiden berpesan untuk bisa mengayomi dan menjadi contoh adik-adik.

"Demikian juga, adik berbakti dan menghargai saudara yang lebih tua," katanya.

NGUNDUH MANTU PERNIKAHAN PUTRA PRESIDEN
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kiri) dan Ibunda Erina Gudono Sofiatun Gudono (kedua kanan) dan kakaknya Allen Adam Rinaldy Gudono (kanan) saat acara ngunduh mantu pernikahan putra bungsu presiden Kaesang Pangarep (ketiga kiri) dengan istrinya Erina Gudono (ketiga kanan) di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2022). ANTARA FOTO/Maulana Surya/nym.


Sementara putera sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tuanya yang telah merawat sejak kecil hingga saat ini.

Seluruh anak, lanjut dia, juga berdoa agar Presiden Joko Widodo beserta ibu selalu diberi kesehatan dan panjang umur.

Proses "ngunduh mantu" sendiri diawali dengan sungkeman pasangan pengantin Kaesang-Erina kepada orang tua, "nyebar udik-udik", tumplak punjen, serta begalan.

Proses diakhiri dengan kirab pengantin dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran tempat dilaksanakan resepsi tasyakuran.


Sebelas kereta kencana yang masing-masing ditumpangi pasangan Kaesang-Erina, orang tua kedua pengantin, serta kerabatnya.


Baca juga artikel terkait PERNIKAHAN KAESANG ERINA atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Editor: Maya Saputri

DarkLight