Menuju konten utama

Saat Jokowi Cecar Vaksinator Lampung yang Hanya Vaksinasi 100 Orang

Presiden Joko Widodo mengunjungi Lampung untuk memeriksa capaian target vaksinasi.

Saat Jokowi Cecar Vaksinator Lampung yang Hanya Vaksinasi 100 Orang
Presiden Joko Widodo melepas maskernya sebelum memberikan pernyataan pers tentang perkembangan terkini pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Biro Pers dan Media Setpres/Handout/wsj.

tirto.id - Dalam kunjungannya ke Lampung Presiden Jokowi sempat menanyai tim vaksinator di RSUD Ahmad Yani Metro berkaitan jumlah warga divaksin, Kamis (2/9/2021)

"Kenapa hanya 100? Kenapa nggak 1.000?" tanya Jokowi kepada vaksinator.

"Setiap hari kami selalu melakukan kegiatan vaksinasi. Kemarin kami lakukan juga setiap hari. Besok juga," jawab perwakilan vaksinator.

Jokowi lantas menanyakan ketersediaan vaksin di daerah tersebut mencukupi atau tidak. Vaksinator tersebut lantas menjawab cukup banyak tersedia. Jokowi langsung menimpali dengan meminta untuk segera dihabiskan.

"Kalau banyak segera dihabiskan saja, kalau banyak segera habiskan, minta lagi. Dihabiskan segera. Terima kasih bu terima kasih," kata Jokowi.

Jokowi juga mendengarkan laporan pelaksanaan vaksinasi di lapas.

“Untuk warga masyarakat di luar jangan takut untuk divaksin demi kesehatan kita. Semoga dengan kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo Indonesia semakin maju ke depannya. Terima kasih, Pak,” kata salah satu perwakilan dari Lapas Wanita Lampung, Yuyun

Dalam kunjungan di Lampung, Jokowi berpesan agar masyarakat agar mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah dan tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Saya juga titip meskipun sudah divaksin tetap memakai masker, jaga jarak, dan juga hindari kerumunan. Jangan lupa sehabis kegiatan juga mencuci tangan,” kata Presiden.

Baca juga artikel terkait VAKSINASI atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Zakki Amali