Rizieq Shihab Dirawat di RS UMMI Bogor karena Kelelahan

Oleh: Andrian Pratama Taher - 27 November 2020
Kesehatan Rizieq diperiksa mulai dari paru-paru, ginjal, hati, termasuk masalah asam urat dan asam lambung.
tirto.id - Imam Besar Front Pembela Islam 9FPI) Rizieq Shihab dikabarkan dirawat di RS UMMI, Kota Bogor, Jawa Barat karena kelelahan.

Kabar Rizieq berada di rumah sakit berawal ketika beredar video selama 3 menit 50 detik. Pada video tersebut, terlihat Rizieq sedang menerima kunjungan dari beberapa orang di dalam sebuah ruangan yang ada di RS UMMI.

"Alhamdulillah hasil general check-up Abah semuanya bagus, alhamdulillah," kata Rizieq dalam video tersebut.

Rizieq pun mengaku diperiksa soal paru-paru, ginjal, dan hati. Kemudian juga Rizieq mengaku sempat ada masalah asam urat dan asam lambung. "Alhamdulillah wa syukrulilah sehat walafiat," tegas Rizieq.

Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif membenarkan keberadaan video tersebut. Ia mengatakan video tersebut direkam saat Rizieq dikunjungi para menantunya.

"Itu anak dan mantu beliau," kata Slamet saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/2020).

Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar pun membenarkan soal video tersebut. Ia pun mengatakan, kondisi Rizieq Shihab saat ini sehat setelah sempat masuk rumah sakit akibat kelelahan.

"HRS hanya sedikit kelelahan, Alhamdulillah hasil general check up keseluruhannya sehat, semua normal Alhamdulillah," kata Aziz saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/2020).

Keberadaan Rizieq di RS UMMI juga dibenarkan Wali Kota Bogor Bima Arya. Bima mengaku mendapatkan laporan dari pimpinan RS UMMI bila Rizieq sedang menjalani observasi oleh tim dokter rumah sakit tersebut.

"Laporan yang saya terima, observasi itu hasilnya baik. Kalau saya ditanya, berapa lama di rumah sakit, saya tidak tahu. Saya cuma dapat laporan seperti itu," kata Bima Arya dilansir dari Antara.



Baca juga artikel terkait RIZIEQ SHIHAB atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto
DarkLight