Menuju konten utama

Risiko Mencampur Alkohol dengan Kopi dan Efeknya Bagi Peminum

Meminum campuran kopi dan alkohol dapat menimbulkan risiko bahaya. Selain keracunan, ia dapat pula memicu dehidrasi. 

Risiko Mencampur Alkohol dengan Kopi dan Efeknya Bagi Peminum
Ilustrasi minuman mengandung Alkohol. Foto/iStock

tirto.id - Kopi alkohol merupakan minuman populer dari Irlandia. Bagi yang belum tahu, mungkin tertarik untuk mencicipinya. Namun, tunggu dulu, sebelum turut mencicipi, ada baiknya mengetahui efek samping yang mungkin terjadi jika mencampur kopi dan alkohol.

Mencampur kopi dan alkohol secara umum tidak dianjurkan karena kandungan yang ada pada dua minuman tersebut. Dietary Guidelines for American memperingatkan agar tidak mencampurkan alkohol dengan kafein.

Kopi mengandung kafein, stimulan yang dapat membuat orang merasa energik dan waspada. Sedangkan, alkohol adalah depresan yang dapat membuat mengantuk atau kurang waspada daripada biasanya.

Saat kedua minuman ini dicampur, stimulan dapat menutupi efek depresan. Dengan kata lain, menggabungkan kafein dan alkohol dapat menutupi efek depresan alkohol.

Hal ini memungkinkan orang yang mengonsumsinya lebih waspada dan energik daripada biasanya. Mereka tidak akan merasa lemah seperti saat minum alkohol pada umumnya.

Akibatnya, orang akan minum alkohol lebih banyak dari pada biasanya dan menjadi semakin lemah tanpa mereka sadari. Tentu, ini meningkatkan risiko bahaya, seperti keracunan alkohol.

Bagaimana jika mengonsumsi kafein dan alkohol secara terpisah?

Kafein dapat bertahan di sistem tubuh selama lima hingga enam jam, meskipun perlahan menurun seiring waktu. Jika mengonsumsi kafein dalam beberapa jam sebelum minum alkohol, maka masih berisiko tidak merasakan efek penuh dari alkohol yang dikonsumsi.

Namun, harus diingat, kandungan kafein dalam kopi dan teh bisa sangat bervariasi. Ia bergantung pada cara pembuatannya.

Minum 16 ons kopi seduh dingin sebelum minum alkohol bukanlah ide yang baik, tetapi secangkir teh hijau 8 ons biasanya tidak akan terlalu berpengaruh, demikian dilansir Healthline.

Gejala Dehidrasi Akibat Minum Kafein dan Alkohol

Alkohol dan kafein sama-sama diuretik, artinya ia membuat orang yang mengonsumsinya lebih sering buang air kecil. Akibatnya, dehidrasi bisa terjadi ketika seseorang mencampurkan kafein dan alkohol dalam minumannya.

Beberapa gejala dehidrasi yang harus diwaspadai antara lain:

  • Merasa haus
  • Mulut kering
  • Buang air kecil berwarna gelap
  • Merasa pusing.

Baca juga artikel terkait ALKOHOL atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Addi M Idhom