Risiko Berhubungan Seks Selama Pandemi COVID-19 & Cara Mengatasinya

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 8 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Ada risiko penularan COVID-19 yang signifikan melalui ciuman dan sentuhan fisik jika seseorang terinfeksi virus Corona.
tirto.id - Hubungan seksual menjadi salah satu kebutuhan bagi mereka yang sudah seksual aktif.

Sayangnya melakukan hubungan seksual atau bercinta di tengah pandemi COVID-19 saat ini cukup berisiko.

Berdasarkan bukti terkini, virus Corona - virus penyebab penyakit COVID-19 memang tidak menular melalui hubungan dengan penetrasi penis ke vagina.

Namun, virus Corona ini dapat ditularkan lewat kontak melalui tetesan dari hidung dan mulut, termasuk air liur orang yang terinfeksi, yang dapat terjadi melalui kontak dekat dengan orang lain.

Artinya, ada risiko penularan COVID-19 yang signifikan melalui ciuman dan sentuhan fisik jika seseorang terinfeksi virus Corona.

Selain itu, ada juga bukti bahwa virus ini terdapat di kotoran (feses), jadi menjilati area sekitar anus (rimming) juga bisa menjadi cara penularan virus.

Guna meminimalisir penularan virus Corona tetapi juga hasrat seksual Anda tetap bisa terpenuhi, maka ada beberapa cara untuk menyiasatinya, di antaranya.

Hubungan seks non-fisik

Dilansir avert.org, berhubungan seks dengan diri sendiri, masturbasi, tidak memiliki risiko COVID-19 dan merupakan salah satu cara terbaik untuk tetap menikmati seks selama pandemi ini.

Anda juga dapat mencari cara lain untuk berhubungan seks tanpa kehadiran siapa pun secara fisik, termasuk melalui telepon atau webcam.

Jika Anda memutuskan untuk online seks, perhatikan apa yang Anda bagikan dan dengan siapa Anda membagikannya.

Ingatlah untuk hanya melakukan apa yang dirasa benar. Pasangan Anda mungkin ingin menjelajahi cara baru dalam berhubungan seksual, tetapi Anda tidak boleh merasa tertekan untuk membagikan konten seksual melalui telepon atau internet jika Anda tidak mau.

Bercinta dengan seseorang yang tinggal dengan Anda

Jika Anda tinggal serumah dengan pasangan seksual biasa dan Anda berdua tidak memiliki gejala, maka Anda dapat terus berhubungan seks (dengan persetujuan) seperti biasa untuk hubungan Anda.

Jika pasangan Anda berhubungan seks dengan orang lain yang tidak tinggal bersama Anda, ini meningkatkan risiko Anda tertular COVID-19.

Bercinta dengan menggunakan masker

Bercinta dengan menggunakan masker bisa menjadi pilihan jika Anda enggan melakukan masturbasi.

Memilih untuk menggunakan masker serta menghindari ciuman saat bercinta dengan pasangan bisa melindungi Anda dari penularan virus Corona.

Meski berhubungan seksual dengan mengenakan masker terdengar tidak menyenangkan, hal tersebut terbukti dapat menurunkan risiko penularan COVID-19.

Hal tersebut telah dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard pada bulan Juni lalu.

Bercinta dengan posisi perempuan di atas

Pada penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard pada bulan Juni lalu para ahli juga memetakan berbagai metode aktivitas seksual mulai dari yang paling aman hingga yang paling tidak aman dalam hal penyebaran virus.

Selain merekomendasikan agar melakukan hubungan seksual dengan menggunakan masker, berhubungan seksual dengan posisi perempuan di atas juga lebih aman terinfeksi COVID-19 karena posisi wajah pasangan tidak saling berdekatan.

Selain itu sebaiknya juga menghindari ciuman dan menghindari berdekatan pada bagian bibir.


Baca juga artikel terkait BERCINTA atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight