Renovasi Arena Asian Games 2018 Dipastikan Selesai Desember

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 4 Oktober 2017
Dibaca Normal 1 menit
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa proses renovasi akan dikerjakan secara bertahap dan selesai pada Desember 2017.
tirto.id - Pemerintah Indonesia membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta untuk menyambut Asian Games 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan proses renovasi arena tersebut akan selesai Desember 2017.

Menteri Basuki bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Selasa (3/10/2017) telah mengunjungi komplek GBK di antaranya Stadion Utama GBK, lapangan baseball dan softball, lapangan panahan, istana olahraga, lapangan hoki dan sepakbola ABC, serta stadion renang.

“Kemarin (3/10), kami sudah meninjau dan cek bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla,” kata Menteri Basuki, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/10/2017) seperti dikutip Antara.

Berdasarkan keterangan Kementerian PUPR, arena Asian Games di GBK akan selesai secara bertahap dan rampung seluruhnya pada Desember nanti. Arena pertama yang akan diselesaikan adalah stadion renang, kata dia.

“Pada Oktober akan rampung stadion renang. November, akan selesai renovasi istana olahraga dan Desember 2017, akan diselesaikan yakni Stadion Utama GBK, fasilitas pelatihan, stadion tenis dalam ruangan dan luar ruangan, stadion madya, lapangan softball, gedung basket dan lapangan baseball. Sedangkan lapangan hoki dan sepakbola ABC sudah selesai,” ujar Basuki.

Basuki juga mengatakan renovasi 15 arena olahraga yang dilakukan Kementerian PUPR terbagi menjadi tujuh paket pekerjaan konstruksi dengan total nilai kontrak sebesar Rp1,77 triliun.

Basuki melanjutkan, arena olahraga tersebut sudah siap digunakan untuk uji coba Asian Games 2018 yang dilaksanakan 10-18 Februari 2018. Pada gelaran itu, akan mempertandingkan 10 cabang olahraga yakni cabang panahan, atletik, bulu tangkis, basket, tinju, sepak bola, pencak silat, taekwondo, voli, dan angkat besi.

Sebelumnya, Dewan Olahraga Asia telah memberi mandat kepada Indonesia agar menggelar uji coba Asian Games. Maka dari itu, sifat uji coba ini adalah wajib. Seharusnya, uji coba tersebut digelar pada November 2017, namun karena pekerjaan renovasi belum selesai maka tertundalah uji coba itu.

Seharusnya pula, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di Indonesia menyelenggarakan Asian Youth Games 2017 yang diikuti 45 negara peserta Asian Games 2018. Perhelatan tersebut sama sulitnya dengan Asian Games. Maka dengan alasan kekurangan biaya, kewajiban itu bisa dinegosiasikan dan disubstitusi dengan kejuaraan serupa yang hanya diikuti 10 cabang olahraga.

Hal tersebut menjadikan uji coba Asian Games yang sedianya dilaksanakan November 2017, diganti 10-18 Februari 2018 dengan hanya 10 cabang olahraga. INASGOC harus bisa menggelar kejuaraan multi cabang olahraga itu.

Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Nicholas Ryan
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight