Menuju konten utama

Rektor UIN Yogya: Senin Besok Akan Ada Kebijakan Baru Soal Cadar

Rektor UIN Yogyakarta, Prof Yudian Wahyudi mengatakan pihaknya akan mengeluarkan aturan baru terkait penggunaan cadar di lingkungan kampus. 

Rektor UIN Yogya: Senin Besok Akan Ada Kebijakan Baru Soal Cadar
Ilustrasi perempuan bercadar. FOTO/iStock

tirto.id -

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi mengatakan akan membuat kebijakan baru terkait larangan cadar, tetapi ia enggan menjelaskan kebijakan baru tersebut.

"Itu besok lagi, jangan sekarang, nanti Senin akan ada kebijakan baru. Nanti ya," kata dia usai menjadi saksi ahli di Pengadilan Tata Usaha Negara di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Ada pun pada Rabu (7/3), Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan teknis larangan bercadar diserahkan pada perguruan tinggi.

"Kita mau mendidik, memang ada juga yang diperlukan. Misalnya ada keperluan buat foto, kalau ditutup bagaimana. Di era seperti ini juga bisa saja orang nyaru-nyaru. Bukan yang bersangkutan karena tertutup," ujar Jimly.

Menurut dia, meskipun dalihnya keyakinan beragama dan HAM yang harus dilindungi sebagai warga, tetapi kalau sudah menjadi mahasiswa harus mengikuti ketentuan perguruan tinggi.

Jika bukan mahasiswa, maka tidak bisa dilarang karena hal itu merupakan keyakinan orang.

Jimly mencontohkan seseorang yang menjadi tentara sebelumnya bebas berbicara mengenai politik, tetapi setelah bergabung dalam TNI tidak dapat lagi membicarakan politik.

"Ini harus dipisahkan antara HAM dan kewajiban prosedural sebagai mahasiswa makanya kita serahkan ke perguruan tinggi masing-masing," tutur Jimly.

Sebelumnya, UIN Yogyakarta mengeluarkan surat keputusan yang melarang mahasiswinya menggunakan cadar.

Keputusan itu diambil dengan pertimbangan untuk mencegah meluasnya aliran Islam anti-Pancasila.

Rektor juga mengeluarkan surat keputusan untuk mahasiswi bercadar agar segera mendaftarkan diri untuk pembinaan.

Baca juga artikel terkait LARANGAN CADAR

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo