Rekrutmen TNI AU 2020 Lulusan SMA: Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Oleh: Yantina Debora - 12 Januari 2020
Dibaca Normal 1 menit
TNI AU buka rekrutmen Tamtama bagi lulusan minimal SMA sederajat dengan pendaftaran mulai 15 Januari 2020.
tirto.id - TNI Angkatan Udara (AU) membuka rekrutmen dan pendaftaran Tantama PK TNI AU gelombang I mulai 15 Januari - 28 Februari 2020. Pendaftaran TNI AU ini dibuka untuk lulusan minimal SMA atau sederajat.

Pedaftaran bisa dilakukan secara online melalui portal https://diajurit.tni-au.mil.id/. Sebelum melamar menjadi bagian dari TNI AU, Anda harus membuat akun di https://diajurit.tni-au.mil.id/registrasi.

Masukan nama lengkap, emasil, tanggal lahir, janis kelamin, jenjang dan lanud tujuan. Usai membuat akun, Anda bisa melakukan login di https://diajurit.tni-au.mil.id/login_auth.

Login menggunakan username dan password yang sudah diverifikasi melalui email yang didaftar. Lengkapi biodata yang tersedia dengan mengisi data pribadi, data pendidikan, data orang tua ata wali dan data penghargaan.

Tahap selanjutnya yakni mencetak kartu daftar online dengan mendownloas Kartu Daftar Online dalam bentuk PDF lalu cetak.

Daftar ulang ke Lanud tujuan dengan membawa persyaratan yang tertera di Kartu Daftar Online. Berikut daftar persyaratan umum dan khusus dalam rekrutmen Tamtama PK TNI AU gelombang I 2020:

Persyaratan Umum

a. Warga Negara Indonesia.

b. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

c. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.

d. Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan.

e. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.

f. Sehat jasmani dan rohani.

g. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan Khusus

a. Pendidikan terakhir serendah-rendahnya SLTP/sederajat, dengan syarat melengkapi ijazah SD, SLTP, SLTA (bagi lulusan SLTA), SKHUN dan raport pendidikan terakhir asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi (sesuai Peraturan Kemendikbud Nomor 29 tahun 2014 oleh kepala sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kota/kabupaten administrasi yang bersangkutan apabila sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB sudah tidak beroperasi atau ditutup).

b. Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang/ideal menurut ketentuan yang berlaku.

c. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama tujuh tahun.

d. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah lulus pendidikan pertama, yang diketahui oleh orang tua/wali, Lurah/Kepala Desa dan Kantor Urusan Agama (KUA)/catatan sipil setempat (bermaterai).

e. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

f. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya.

g. Bagi yang sudah bekerja dengan melampirkan: Surat persetujuan/izin dari kepala instansi yang bersangkutan dan Surat pernyataan bersedia diberhentikan dari status karyawan, bila diterima menjadi Prajurit TNI.

h. Bagi orangtua atau wali bersedia menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi kepada pihak manapun (bermaterai).

i. Mendapat persetujuan dari orang tua bagi calon siswa yang belum berumur 21 tahun atau persetujuan wali bagi calon yang kedua orang tuanya sudah meninggal dunia atau berhalangan tetap.

j. Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian seleksi penerimaan.


Baca juga artikel terkait REKRUTMEN TNI AU 2020 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight