Rekomendasi Film Laga di Mola TV dan Sinopsis 10 Sinema Aksi

Oleh: Addi M Idhom - 24 Oktober 2020
Dibaca Normal 9 menit
Sejumlah film laga menarik bisa ditonton di Mola TV pada akhir pekan. Di antaranya termasuk John Wick Chapter 3, Hellboy, dan masih banyak lagi.
tirto.id - Film laga bisa menjadi pilihan tontonan pada waktu senggang, seperti saat hari libur maupun akhir pekan. Alur cerita sebagian film aksi yang tidak terlalu rumit, membuatnya dapat ditonton dengan santai.

Meski demikian, banyak pula film aksi menawarkan cerita yang kompleks dan tidak mudah ditebak. Beberapa film laga bahkan dianggap sebagai karya sinema berkualitas tinggi.

Tentu, para penggemar film laga yang menyukai alur cerita menarik sekalipun, tetap menantikan tayangan adu pukul akrobatik, desing peluru dalam baku tembak yang seru, dentuman ledakan, dan penggunaan aneka senjata canggih. Adegan-adegan itu kerap menjadi daya tarik utama film laga.

Sejumlah film genre ini sekarang sudah bisa ditonton melalui Mola TV. Penyedia layanan hiburan multi-platform tersebut memiliki banyak koleksi film laga yang bisa ditonton melalui komputer PC, laptop, tablet, serta smartphone.

Koleksi Mola TV terdiri atas film-film keluaran terbaru maupun beberapa tahun silam. Berikut ini rekomendasi 10 film laga yang bisa ditonton di Mola TV, beserta sinopsisnya.

1. John Wick Chapter 3: Parabellum (2019)

Keanu Reeves tetap menjadi daya tarik utama dari John Wick: Chapter 3 – Parabellum, yang sudah dapat ditonton di Mola TV. Film garapan sutradara Chad Stahelski ini melanjutkan kisah sekuel film sebelumnya, John Wick: Chapter 2 (2017), dan John Wick (2014).

Dalam edisi pertama hingga ketiga film bergenre thriller aksi ini, John Wick sebagai karakter utama terlihat mempunyai kontruksi emosi yang terus berubah.

Jika melihat film chapter pertama, John Wick yang pensiun dari bisnis pembunuh bayaran terlihat menunjukkan emosi meluap-luap sehingga berambisi menghabisi musuh secepatnya. Mendadak muncul lagi di dunia mafia, Wick melampiaskan dengan dendam kesumat karena ada sekelompok penjahat membunuh anjing dan mencuri mobil kesayangannya.

Lantas, dalam film chapter kedua, penonton akan melihat ternyata ia sosok yang tenggelam dalam kesepian dan kesedihan mendalam karena kematian istrinya. Di balik keberingasan dan kepiawaian Wick dalam urusan "memburu" anggota ganster maupun mafia, jiwanya dibelit duka. Wick seperti tidak peduli ia akan tetap hidup atau tidak saat melawan banyak musuh seorang diri.

Sedangkan edisi ketiga memunculkan pertanyaan tentang penyebab Wick terus melawan dan ingin bertahan hidup di tengah kerinduan mendalam terhadap mendiang istrinya. Namun, dalam chapter ketiga, Wick tetaplah sosok murung yang sulit dipahami.


Kisah dalam chapter ketiga berpusat pada upaya Wick menyelamatkan dirinya selepas membunuh petinggi mafia High Table di area netral Hotel Continental, New York. Melanggar aturan "Tak boleh ada darah di area netral," membuat Wick diganjar status excommunicado.

Seluruh hak istimewa Wick dipreteli. Dan, hadiah 14 juta dolar AS ditawarkan bagi siapa saja yang mampu menghabisi legenda pembunuh bayaran itu.

Memiliki status excommunicado, Wick dihadapkan pada situasi ketika hampir seluruh gangster dan mafia di New York ingin menghabisinya. Situasi pun berbalik, Wick tidak lagi "memburu" melainkan diburu.

Seabrek perkelahian dan baku tembak hadir dalam John Wick Chapter 3. Jika dalam edisi pertama dan kedua Wick melegenda karena membunuh pimpinan mafia dengan sebatang pensil, melalui chapter ketiga, penonton dapat melihat ia menghabisi lawan dengan sebuah buku di perpustakaan.

Selain adu tembak jarak jauh maupun dekat, Wick juga memperlihatkan caranya melumpuhkan puluhan musuh dengan menggunakan sabuk, pedang, hingga teknik bantingan dan kuncian ala BJJ. Tanpa senjata api, Wick juga harus melumpuhkan dua ahli silat bersenjatakan kerambit, yang diperankan aktor laga asal Indonesia, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.

2. Hellboy (2019)

Film Hellboy (2019) juga sudah bisa disaksikan melalui Mola TV. Digarap sutradara Neil Marshall, dengan Andrew Cosby sebagai penulis skenario berdasarkan komik karya Mike Mignola, Hellboy keluaran 2019 bukan film yang melanjutkan cerita Hellboy II: The Golden Army (2008). Ia justru seri pertama sebuah film baru.

Karakter Hellboy tidak lagi diperankan oleh Ron Perlman, melainkan David Harbour. Dalam Hellboy (2019), sosok bertubuh gempal dengan kulit merah dan mata kuning tersebut tidak digambarkan hidup di bawah tanah. Hellboy leluasa mabuk di bar dan menaiki ring tarung bebas yang direkam banyak orang untuk diunggah ke media sosial.

Sebagai agen Biro Penyelidikan dan Pertahanan Paranormal AS, Hellboy sama halnya dengan para polisi biasa. Penampilannya juga lebih awut-awutan. Rambut Hellboy tidak diikat sehingga terurai berantakan. Potongan tanduk Hellboy pun tampak lebih nyata.

Sosok yang dipanggil ayah oleh pemilik gelar "neraka" Anung Un Rama itu, yakni Professor Broom (Ian McShane), diceritakan masih hidup dan aktif memimpin operasi penumpasan monster dalam Hellboy (2019). Broom pun tampak awet muda, tak banyak berubah sejak menemukan Hellboy di sebuah markas tentara Nazi pada era perang dunia II.

Hellboy (2019) mengisahkan bahaya yang mengancam dunia setelah kebangkitan seorang wanita penyihir dari abad kelima masehi, yakni Nimue (Milla Jovovich). Pada masa lalu, penyihir itu sudah pernah menebar wabah yang pernah membikin Inggris hampir lenyap dari peta dunia.

Nimue yang tidak bisa mati, dahulu dilumpuhkan raja Arthur dengan pedang Excalibur. Agar ia tak bisa bangkit, Arthur memutilasi tubuh penyihir itu dan menyimpannya di banyak tempat berbeda.

Kebangkitan Nimue membuat Inggris dilanda banjir monster yang menghabisi banyak manusia. Di sisi lain Hellboy sedang mengalami krisis identitas. Dia dihadapkan pada pilihan untuk melindungi umat manusia, atau menerima pinangan Nimue untuk berdiri di barisan para monster.

Hellboy (2019) membuka pula kisah asal-usul Anung Un Rama, yang meski lahir di neraka ternyata sosok separuh manusia. Pembuka tabir asal-usul Hellboy adalah legenda penyihir Inggris, Merlin.

Dengan latar cerita utama di Inggris, Hellboy (2019) juga memperlihatkan nuansa yang berbeda dari 2 film sebelumnya. Banyak adegan lebih vulgar saat monster menghabisi manusia.

3. Jack Reacher: Never Go Back (2016)

Film Jack Reacher: Never Go Back, sama seperti edisi sebelumnya, diadaptasi dari novel karya Lee Child dengan judul sama. Dirilis pada 16 Oktober 2016, film ini masih menceritakan Jack Reacher (Tom Cruise) sebagai seorang penyelidik kasus konspirasi.

Di film ini, ia menyelidiki kasus yang menimpa Mayor Susan Turner (Cobie Smulders). Namun, ia malah ditangkap oleh polisi militer karena kasus kematian dua anak buahnya di Timur Tengah.

Kemudian, seorang perempuan mendatangi Jack dengan membawa sesosok gadis kecil, Samantha (Danika Yarosh). Ia bilang, Samantha adalah hasil hubungan gelapnya dengan Jack dan menuntut tunjangan darinya.

Jack lantas mencari tahu apa Samantha memang benar anaknya. Namun, penyelidikan yang dia lakukan terhadap kasus Susan Turner membawa Samantha dalam keadaan bahaya.

Film besutan sutradara Edward Zwick ini berhasil memenangkan Top Box Office Film pada ASCAP Award tahun 2017. Keseruan film Jack Reacher: Never Go Back bisa ditonton di Mola TV.

4. Anna (2019)

Anna (2019) digarap Luc Besson, sutradara Prancis yang pernah sukses membesut film La Femme Nikita, pada awal 1990-an. Sama-sama mengusung kisah tentang perempuan cantik yang menjadi agen pembunuh mematikan, kedua film ini menunjukkan kepiawaian Besson meracik adegan laga khas Hollywood yang memiliki cita rasa Eropa.

Sebagaimana dalam La Femme Nikita, produksi Anna yang memiliki latar cerita persaingan antara badan intelijen Amerika Serikat (CIA) dan Rusia (KGB), melibatkan Besson sebagai sutradara, penulis skenario, sekaligus produser.

Film ini menceritakan kehidupan seorang gadis muda Rusia, Anna (Sasha Luss) yang berubah 180 derajat pada waktu singkat. Anna semula hanyalah gadis pengangguran yang hidup bersama pacar brengsek.

Di balik keluguannya, Anna ternyata sosok jenius. Profilnya menarik perhatian seorang agen KBG, Alex Tchenkov (Luke Evans) yang menawari Anna bergabung di pelatihan sebagai intel Rusia.

Selama pelatihan itu, Anna memang membuktikan layak disebut sebagai yang terbaik. Tapi, saat Alex membawa gadis itu ke markas KGB, petinggi badan intelijen itu meragukan kelayakan Anna.


Sumber keraguan itu adalah status Anna yang sebatang kara. Tanpa adanya orang dekat yang bisa disandera, KGB tidak bisa memastikan loyalitas Anna. Namun, kemampuan Anna menghafal di luar kepala karya Anthon Chekov dan Fyodor Dostoyevsky, dan kepiawaiannya bermain catur, membuat petinggi KGB terpikat dengan sosok Anna.

Kontras dengan sesuatu yang membuatnya diterima masuk KGB, pekerjaan utama Anna adalah menghabisi musuh-musuh pemerintah Rusia. Maka, jadilah gadis muda dengan rambut perak serta tubuh semampai itu mesin pembunuh mematikan.

Banyak aksi perkelahian dan tembak-menembak yang mengesankan dalam film ini. Kejutan dapat dilihat saat Anna menjalani debutnya.

Harus melenyapkan pimpinan mafia dengan lusinan pengawal dalam 5 menit, Anna justru dibekali atasannya dengan pistol tanpa peluru. Ia terpaksa menghabisi belasan pria menggunakan senjata apa saja yang bisa diraih tangan, termasuk garpu.

Anna kemudian menyusup ke Prancis, dan menjadi model sukses. Namun, kiprah Anna di daratan Eropa segera terendus CIA. Di sisi lain, Anna terobsesi untuk hidup bebas dan lepas dari profesi sebagai agen pembunuh, sesuatu yang tidak diizinkan oleh KGB.

Film terbaru garapan Luc Besson ini mengisahkan bagaimana Anna terjebak dalam persaingan CIA vs KGB, sekaligus harus melawan dua badan intelijen terkuat di dunia. Film Anna sekarang sudah dapat disaksikan keseruannya di Mola TV.

5. The Bourne Ultimatum (2007)

Sekuel film Jason Bourne ini menarik untuk ditonton. The Bourne Ultimatum sudah bisa ditonton di Mola TV. Ujung cerita dari dua film Jason Bourne sebelumnya bisa diketahui melalui sekuel ini.

The Bourne Ultimatum mengisahkan keberhasilan Jason Bourne yang masih diperankan oleh Matt Damon memperdayai agen-agen CIA dan membongkar Operasi Blackbriar. Bourne sekaligus bisa memulihkan ingatan dan melengserkan petinggi CIA yang memburunya.

Alur awal film ini memperlihatkan Bourne tertarik ke sebuah artikel media Inggris, The Guardian. Media ini menerbitkan laporan yang menulis tentang Bourne dan operasi rahasia CIA, Blackbriar.

Artikel itu membuka harapan Bourne mengetahui identitasnya yang asli dan memulihkan ingatan yang kerap hanya muncul sepenggal. Bourne lalu berkomunikasi dengan wartawan The Guardian, si menulis laporan itu.

Namun, CIA berhasil melacak komunikasi Bourne tentang rencana pertemuan dengan si wartawan, Simon Ross (Paddy Considine). Akibatnya, di sebuah penggerebekan yang melibatkan penembak jitu, Simon terbunuh, meski Bourne berhasil selamat.

Kematian Simon mendorong Bourne kembali menjelajahi separuh bagian bumi untuk mengetahui masa lalunya sebagai agen pembunuh CIA. Aksi saling kejar, adu hantam, dan baku tembak harus dilakukan oleh Bourne ketika menyisir informasi di Afrika, Spanyol, hingga akhirnya pulang ke New York.

Bourne akhirnya mengetahui apa itu Operasi Blackbriar. Dibantu salah satu petinggi CIA yang getol menyelidiki kebusukan operasi itu, Bourne mengetahui sosok yang "mengubah" dirinya.

Paul Greengrass dinilai berhasil menjadikan kisah novel spionase karya Robert Ludlum benar-benar terlukiskan secara apik di layar sinema. Selain adegan laga mendebarkan, film ini memperlihatkan pula keindahan kota-kota di tiga benua yang mengiringi alur dengan peralihan gambar cepat dan demonstrasi peralatan mata-mata canggih milik CIA.

6. Taken 2 (2012)

Dalam Taken 2 (2012), yang sudah kini bisa ditonton di Mola TV, Besson menulis naskah bersama Robert Mark Kamen. Dia mempercayakan pembuatan Taken 2 kepada sutradara Olivier Megaton, yang pernah menggarap Transporter 3 (2008).

Sebagaimana edisi pertama, Taken 2 masih memperlihatkan aksi Liam Nesson, yang memerankan tokoh Byan Mills, melawan puluhan penjahat kakap seorang diri. Adegan perkelahian dan tembak-menembak yang berjibun, disertai plot menegangkan, tersaji dalam Taken 2.

Setelah melewati peristiwa penculikan tragis, Bryan dan putrinya, Kim (Maggie Grace), berupaya kembali hidup normal di Los Angeles. Namun, jika Kim sebagai korban penculikan sudah berhasil melepas trauma, Bryan belum bisa lega dan selalu mengkhawatirkan putrinya.

Di sisi lain, Kim tinggal bersama ibunya, Lenore (Famke Janssen), yang menikah dengan suami baru. Namun, Lenore tidak bahagia dengan kehidupan rumah tangganya yang baru.

Kegagalan mempertahankan rumah tangga sebab kesibukan pekerjaan sebagai agen intelijen AS juga membikin Bryan terus dihantui rasa bersalah. Maka, saat ia mendapatkan pekerjaan sebagai penjaga keamanan sementara untuk pengusaha Arab kaya raya di Istanbul, Turki, Bryan mengajak mantan istri dan putrinya ikut untuk berlibur, demi membahagiakan mereka.

Tapi, tanpa disadari oleh Bryan, sekelompok gangster bengis dari Albania sedang mengincar ia dan keluarganya. Gangster asal kota Tropojë itu dipimpin oleh Murad Krasniqi (Rade Serbedzija), yang menyimpan dendam, karena Bryan telah membunuh Marko. Terlibat dalam penculikan Kim di film Taken edisi pertama, Marko yang merupakan putra Murad tewas mengenaskan di tangan Bryan.

Kesempatan membalas dendam akhirnya tiba ketika mereka tahu bahwa Bryan mengajak Lenore dan Kim berlibur ke Turki. Anak buah Murad bahkan berhasil menciduk Lenore, serta membekuk Bryan pula. Alhasil, kali ini justru Kim yang berhasil selamat dan memegang peran penting dalam penyelamatan orang tuanya. Tanpa peran Kim, perlawanan Bryan bisa jadi sia-sia belaka.

7. Mile 22 (2018)

Mile 22 mempertontonkan adegan adu gebuk dengan seni beladiri memukau, tembak-menembak, disertai alur cerita terkait lika-liku dunia intelijen. Melalui Mile 22 yang sudah bisa ditonton di Mola TV, aksi aktor Indonesia ahli beladiri silat, Iko Uwais dalam film Hollywood, bisa disaksikan.

Iko bertandem dengan aktor laga AS, Mark Wahlberg, dalam film garapan sutradara Peter Berg ini. Dengan naskah ditulis Graham Roland dan Lea Carpenter, Mile 22 dilatari kisah aktivitas intel AS.

Dikisahkan, sebuah tim kecil beranggotakan sejumlah perwira intelijen elite Amerika mendapatkan tugas khusus. Mereka harus menyelundupkan seorang perwira polisi misterius supaya dapat keluar dari sebuah negara di Asia Tenggara. Polisi bernama Li Noor (Iko Uwais) itu punya info rahasia dan sensitif.

Mark Wahlberg sebagai James Silva dan tim Overwatch harus menyelesaikan misi terlebih dulu di awal film Mile 22. Mereka menyusup ke rumah yang ditempati oleh awak Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) secara rahasia, di kawasan suburban sepi di AS.

Misi Overwatch ialah menemukan dan menghancurkan pengiriman cesium, sebelum zat beracun tersebut dipakai buat pembunuhan massal. Tim Overwatch sukses menghabisi penghuni rumah, termasuk remaja lelaki yang berupaya kabur dari jendela, memohon untuk tak dibunuh, tapi tetap dieksekusi oleh Silva.

Enam belas bulan kemudian, di sebuah negara bernama Indocarr, seorang polisi elite Li Noor (Iko Uwais) menyerahkan diri ke kedutaan besar AS. Noor sedang diburu elite militer Indocarr karena ia dianggap pengkhianat.

Oleh karena itu, Noor minta diterbangkan ke AS. Noor menjanjikan info akurat terkait sisa cesium yang masih dicari Tim Overwatch. Pihak AS setuju dan tim Overwatch lantas mengawalnya menuju bandara dengan jarak 22 mil dari Kedubes AS. Namun, mereka dikepung pasukan Indocarr.

8. Apocalypto (2006)

Apocalypto termasuk salah satu karya terbaik Mel Gibson sebagai sutradara. Dengan naskah yang ditulis bersama oleh Mel Gibson dan sineas AS kelahiran Iran, Farhad Safinia, Apocalypto tak hanya menarik perhatian jutaan penonton dunia. Mendapat tiga nominasi dalam Academy Awards 2007, film ini juga memenangkan pernghargaan Golden Globes, BAFTA Awards, dan banyak lainnya.

Film Apocalypto yang kini sudah bisa ditonton di Mola TV mengisahkan kehancuran suku-suku yang menghuni hutan Amazon karena kebengisan penguasa kerajaan Maya. Latar waktu film ini adalah masa jelang kehancuran kerajaan Maya, yakni ketika penjelajah Eropa mulai menemukan daratan Amerika.

Fokus utama kisah dalam Apocalypto adalah perjuangan seorang anak kepala suku kecil penghuni hutan, yakni Jaguar Paw (Rudy Youngblood), yang melarikan diri dari tahanan kerajaan Maya. Saat dalam tahanan, Jaguar memang tak berdaya.


Namun, ketika berhasil melarikan diri memasuki hutan lebat yang menjadi kampung halamannya, Jaguar menjadi sosok perkasa yang menghancurkan satu per satu anggota kelompok pasukan elite kerajaan Maya. Di hutan, Jaguar adalah penguasa medan dan survivor ulung.

Cerita dalam Apocalypto dimulai dengan aktivitas suku-suku kecil di dalam hutan Amazon. Alkisah, suku-suku itu sedang dibikin cemas dengan perburuan manusia yang dilakukan kerajaan Maya.

Namun, Jaguar dan kelompoknya, yakni suku Paw, meragukan kabar itu. Sampai akhirnya suku ini menjadi korban. Banyak anggota suku Paw dihabisi oleh tentara kerajaan Maya. Beberapa pria dari suku Paw, termasuk Jaguar, digelandang ke pusat kerajaan untuk menjadi kurban persembahan ke dewa matahari.

Satu per satu pria dari suku Paw disembelih di atas piramida persembahan. Namun, ketika giliran Jaguar untuk dikurbankan, terjadi gerhana matahari total. Saat matahari kembali muncul, proses pembantaian kurban manusia pun disetop.

Tapi, belum berhenti di situ. Jaguar dan teman-temannya lantas digiring ke lapangan. Mereka pun dieksekusi dengan disuruh berlari untuk dijadikan sasaran bidikan anak panah. Hanya Jaguar yang selamat, dan akhirnya berhasil lari masuk hutan kembali.

Namun, tim eksekutor dari kerajaan Maya terus memburunya. Dan, perjuangan Jaguar bertahan hidup harus menghadapi tantangan yang hampir mustahil dilewatinya.

9. The Iron Mask: Mistery of The Dragon Seal (2020)

Film garapan sutradara Oleg Stepchenko ini telah tayang di Mola TV, sejak 1 September 2020 lalu. Sekuel dari VIY (2014) ini menjanjikan adegan laga menarik karena melibatkan dua aktor senior dari benua berbeda, yakni Arnold Schwarzenegger dan Jackie Chan.

Kisah dalam film The Iron Mask: Mistery of The Dragon Seal, berlatar pada abad ke-18. Konteks utama cerita dalam film ini adalah perburuan segel naga (dragon seal) yang memiliki kekuatan ghaib dahsyat.

Seorang master (Jacky Chan) adalah salah satu dari sedikit orang yang mengetahui rahasia segel itu. Namun, master ditahan dalam sebuah penjara di Inggris dengan keamanan maksimum dan dijaga oleh para sipir di bawah pimpinan James Hook (Arnold Schwarzenegger).

Master sempat hampir berhasil melarikan diri dari bui. Namun, setelah melalui perkelahian sengit, James Hook berhasil menggagalkan pelarian itu. Master hanya sempat merebut kembali segel yang disita sipir penjara, dan meloloskan seorang tahanan yang bertopeng besi.

Di sisi lain, Jonathan Green (Jason Flemying), ahli peta asal Inggris melakukan perjalanan panjang yang penuh dengan petualangan. Perjalanan Green ke Rusia timur pada akhirnya membawanya ke Cina. Dan, secara tak terduga, Green menemukan Dragon Seal.

Dalam dongeng, Dragon Seal disebut memiliki kekuatan gaib. Namun, selain Green, banyak tokoh berbahaya dan kuat yang mencari harta karun itu untuk tujuan jahat. Dalam petualangannya, ia bertemu makhluk aneh, hingga menghadapi master seni bela diri, dan Raja Naga.

10. Wanted (2008)

Film yang dibintangi James McAvoy, Angelina Jolie, dan Morgan Freeman ini juga susah disediakan oleh Mola TV. Wanted menghadirkan tayangan aksi dengan karakter berbeda dari kebanyakan film Hollywood lainnya.

Wanted mengisahkan kehidupan Wesley Gibson (James McAvoy) yang semula kacau balau. Tinggal di rumah pinggir rel kereta bersama pacar yang dingin membuat Wesley tak pernah bahagia. Tidak hanya itu, pacarnya juga berselingkuh dengan rekan kerjanya. Adapun dalam urusan pekerjaan, ia jelas-jelas adalah seorang pecundang.

Namun, di luar dugaan banyak orang, ada darah pembunuh bayaran nomor satu di dunia mengalir dalam tubuh Wesley. Hal itulah yang membuat sebuah organisasi rahasia yang mempunyai banyak anggota pembunuh bayaran ulung merekrut Wesley.

Organisasi yang dipimpin Sloan (Morgan Freeman) itu mengirim seorang perempuan misterius, Fox (Angelina Jolie), untuk merekrut dan melatih Wesley. Terpikat bayaran mahal dan didorongan oleh keinginan lepas dari kehidupan membosankan, Wesley akhirnya bersedia bergabung.

Sloan memberi tahu Wesley, ayahnya pernah menjadi pembunuh terbaik di organisasinya. Namun, ayah Wesley tewas dibunuh anggota organisasi lain yang berkhianat.

Cerita itu memotivasi Wesley untuk berlatih dan membalas dendam. Belakangan, Wesley tahu ada yang tidak beres dengan organisasi Sloan, sesuatu yang membuat ia harus menghadapi bahaya.

Banyak adegan laga unik bisa ditonton di film garapan sutradara Timur Bekmambetov tersebut. Ini misalnya terlihat dari bagaimana sebuah peluru bisa ditembakkan dengan garis gerak melengkung, tak lurus seperti biasa.

Baca juga artikel terkait MOLA TV atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - )

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight