Rekayasa Lalin Imbas Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Patung Kuda

Sumber: Antara, tirto.id - 13 Sep 2022 12:33 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Salah satu elemen masyarakat yang akan menggelar aksi unjuk rasa hari ini adalah GEBRAK (Gerakan Buruh Bersama Rakyat) yang menolak kenaikan harga BBM.
tirto.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Ditlantas) mengalihkan arus lalu lintas (lalin) di sekitar Istana Merdeka dalam rangka pengamanan unjuk rasa di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Selasa (13/9/2022).

"Alih arus dilaksanakan Selasa, 13 September 2022 pukul 10.00-selesai. Masyarakat menuju Istana agar mencari jalan alternatif lain," demikian dilansir dari akun Twitter Ditlantas Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro di Jakarta, Selasa (13/9/2022) dilansir dari Antara.

Skema pengalihan arus lalin itu sebagai berikut:


1. Arus lalu lintas dari arah Bundaran HI menuju Jalan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan atau Jalan Merdeka Selatan.

2. Arus lalu lintas dari arah Tugu Tani menuju Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira (situasional).

3. Arus lalu lintas dari arah Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit/Jalan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Juanda atau ke Jalan Suryopranoto.

4. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Gajah Mada dialihkan ke Jalan Tanah Abang Satu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan sedikitnya 6.142 personel gabungan dari unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah dikerahkan dalam rangka pengamanan unjuk rasa di beberapa titik di Jakarta.

Zulpan mengatakan elemen masyarakat yang akan menggelar aksi penyampaian pendapat hari ini adalah GEBRAK (Gerakan Buruh Bersama Rakyat), KPBI (Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia) dan Dema UIN Jakarta.

Polda Metro Jaya memperkirakan massa aksi berjumlah kurang lebih 1.900 orang dengan titik aksi di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Dia juga mengimbau kepada peserta aksi untuk selalu mematuhi peraturan agar aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan kondusif.

Salah satu tuntutan dalam unjuk rasa tersebut adalah menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, solar subsidi dari Rp5.150 per liter jadi Rp6.800 per liter, Pertamax non subsidi naik dari Rp12.500 jadi Rp14.500 per liter sejak Sabtu (3/9) pukul 14.30 WIB.


Baca juga artikel terkait DEMO TOLAK KENAIKAN HARGA BBM atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Hukum)

Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto

DarkLight