Quote-Quote Soekarno tentang Pancasila dan Dasar Negara Indonesia

Penulis: Yulaika Ramadhani, tirto.id - 28 Sep 2022 11:40 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berikut adalah kutipan atau quote-quote Soekarno tentang Pancasila dan dasar negara Indonesia.
tirto.id - Ir. Soekarno menjadi salah satu tokoh perumus dasar negara dalam sidang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 selain Mohammad Yamin dan Soepomo.

Soekarno adalah tokoh penting dalam penyusunan isi rumusan dasar negara yang merupakan sejarah awal lahirnya Pancasila.

Dalam sidang pertama BPUPKI pada 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan ihwal “Dasar Indonesia Merdeka" dan memperkenalkan istilah Pancasila atau lima sila. Tanggal inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Rumusan Soekarno berbentuk philosophische grondslag atau weltanschauung. Philosophische Grondslag atau Weltanschauung adalah fundamen, filsafat, pikiran, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan Indonesia merdeka yang kekal dan abadi.

Berikut adalah kutipan atau quote-quote Soekarno tentang Pancasila.



Quote-Quote Soekarno tentang Pancasila


1. "Dasar pertama, yang baik dijadikan dasar buat negara Indonesia, ialah dasar Kebangsaan. Kita mendirikan satu Negara Kebangsaan Indonesia." (dikutip dari Academia Edu saat pidato Soekarno 1 Juni 1445).

2. "Sila artinya asas atau dasar, dan atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi."

3. "Aku tidak mengatakan aku yang menciptakan Pancasila. Apa yang ku kerjakan adalah menggali jauh ke dalam bumi kami, tradisi-tradisi kami sendiri dan aku menemukan lima butir mutiara yang indah." (dikutip dari buku Penyambung Lidah Nusantara).

4. Prinsip yang kelima hendaknya: Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prinsip Ketuhanan! Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad SAW, orang Buddha menjalankan ibadatnya menurut kitab-kitab yang ada padanya.

5. "Sekarang banyak prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan dan ketuhanan, lima bilangnya. Namun bukan panca dharma, tetapi saya namakan ini dengan dengan petunjuk seseorang teman ahli bahasa, namanya ialah pancasila. Sila artinya azas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mandirikan negara Indonesia, kekal dan abadi."

6. "Kuat karena bersatu, bersatu karena kuat."

7. "Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan."


Baca juga artikel terkait PANCASILA atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight