Qualcomm Rilis Snapdragon 768G Penerus Seri 765G, Apa yang Baru?

Reporter: - 12 Mei 2020
Snapdragon 768G menawarkan sejumlah perbaikan dibanding pendahulunya.
tirto.id - Snapdragon 768G, chipset terbaru Qualcomm penerus Snapdragon 765G, telah meluncur belum lama ini dengan dukungan pada jaringan 5G. Qualcomm mengatakan kehadiran Snapdragon 768G untuk mempercepat komersialisasi 5G dalam skala besar.

"Snapdragon 768G merupakan salah satu contoh bagaimana kami terus berupaya memberikan solusi yang dapat menjawab kebutuhan dari para OEM konsumen kami," kata Wakil Direktur, Manajemen produk, Qualcomm Technologies Inc, Kedar Kandap, dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2020).

Snapdragon 768G menawarkan sejumlah perbaikan dibanding pendahulunya, inti utama chip ini berasal dari CPU Qualcomm Kryo 475 yang memiliki clock speed hingga 2,8GHz, meningkat dari Snapdragon 765G yang sebesar 2,4GHz.

GPU Qualcomm Adreno 620 yang disematkan di platform mobile ini menjanjikan performa meningkat hingga 15 persen, serta mendukung Adreno Updateable GPU Drivers.

Snapdragon 768G memiliki fitur-fitur dari Snapdragon Elite Gaming, antara lain berupa optimisasi dan ekstensi game khusus serta detil dan warna gambar dengan akurasi 10-bit HDR.

Adreno Updateable GPU Drivers memberikan kontrol pada pengguna untuk memperbarui dan mengkonfigurasi driver GPU agar mendapatkan refresh rate layar yang tertinggi.

GPU Adreno 620 yang ada di Snapdragon 768G memiliki kemampuan render grafis 15 persen lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya, dan mendukung layar 120Hz.

Snapdragon 768G menggunakan Snapdragon X52 5G Modem-RF System yang mendukung frekuensi 5G milimeter wave dan sub-6GHz, 5G SA dan SNA, TDD dan FDD, dengan Dynamic Spectrum Sharing, roaming 5G global dan dukungan multi-SIM.

Chip ini dilengkapi dengan AI Engine generasi ke-5 dari Qualcomm AI Engine, akan memberikan berbahai penggunaan seperti penerjemahan secara real time atau filter lensa di kamera.


Baca juga artikel terkait CHIPSET atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Teknologi)

Sumber: Antara
Editor: Ibnu Azis
DarkLight