Hukum Qalqalah Ilmu Tajwid

Qalqalah Kubra dan Qalqalah Sugra: Contoh, Huruf, & Hukum Bacaannya

Penulis: Abdul Hadi - 23 Des 2021 14:50 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Bahasan tentang qalqalah kubra dan qalqalah sugra. Apa huruf, hukum, dan contoh bacaannya dalam Al-Quran?
tirto.id - Secara umum, bahasan ilmu tajwid mengenai qalqalah terbagi menjadi dua, yaitu qalqalah kubra dan qalqalah sugra. Setiap orang yang belajar membaca Al-Quran harus memahami dua hukum qalqalah ini karena termasuk bagian dari kesempurnaan tilawah Al-Quran. Lantas, apa pengertian qalqalah, hukum, dan contoh bacaannya dalam ilmu tajwid?

Secara bahasa, qalqalah artinya gerak dan getaran suara yang memantul. Dengan demikian, bunyi bacaan qalqalah akan terdengar membalik dan getaran suaranya memantul ketika dilafalkan.

Bunyi bacaan qalqalah adalah mustahak huruf dalam ilmu tajwid. Jika dirunut, ilmu tajwid adalah pengetahuan untuk membaca Al-Quran dengan mengeluarkan huruf dari makhraj-nya (tempat keluar) dengan memberi hak dan mustahak-nya.

Mustahak huruf ini adalah sifat huruf Al-Quran yang nampak sewaktu-waktu. Sebagai misal, bacaan huruf qalqalah akan berbeda pelafalannya tergantung posisi huruf berada di bagian tengah atau akhir kata dalam ayat Al-Quran.


Huruf Qalqalah dalam Ilmu Tajwid


Huruf qalqalah dalam ilmu tajwid terbagi menjadi lima, yaitu ba (ب), jim (ج), dal (د), ta (ط), dan qaf (ق). Kelima huruf tersebut jika dimatikan akan menimbulkan getaran bila dibaca.

Untuk memudahkan dalam mengingat kelima huruf qalqalah tersebut, ia biasanya disingkat menjadi جد قطب (dibaca: Jaddi Qathbu).

Cara mengingat lainnya adalah dengan menyingkat huruf qalqalah menjadi "Baju di Toko" (ب ج د ط ق).

Qalqalah Kubra dan Qalqalah Sugra Beserta Hukum Bacaannya


Hukum bacaan qalqalah terbagi menjadi dua, yaitu qalqalah kubra dan qalqalah sugra. Cara membacanya akan berbeda tergantung posisi qalqalah apakah berada di tengah kata atau di akhir kata pada ayat Al-Quran. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

1. Qalqalah Kubra dan Contoh Bacaannya


Dalam bahasa Arab, kubra artinya besar. Qalqalah kubra artinya qalqalah besar yang dibaca hurufnya dengan pantulan kuat.

Qalqalah kubra terjadi ketika 5 huruf qalqalah tadi berada di akhir kalimat. Di antara contohnya adalah sebagai berikut.

QS. Al-Lahab Ayat 5

فِى جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍۭ

Bacaan latin: "Fī jīdihā ḥablum mim masad"

Dari ayat tersebut, dapat diketahui terdapat huruf dal (د) yang diwaqafkan di akhir kalimat.

QS. Al-Falaq Ayat 1

قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِۙ

Bacaan latinnya: "Qul a'uzuu bi rabbil-falaq"

Dari ayat tersebut, dapat diketahui terdapat huruf qaf (ِِِق) yang diwaqafkan di akhir kalimat.

Cara membaca dua contoh ayat di atas pada bagian qalqalahnya adalah dengan dipantulkan secara kuat (qalqalah kubra).

Pada huruf qalqalah lain juga berlaku hukum bacaan seperti ini. Huruf-huruf tersebut akan menghasilkan getaran atau pantulan sama ketika di baca.

2. Qalqalah Sugra dan Contoh Bacaannya


Sebaliknya, sugra artinya kecil dalam bahasa Arab. Dengan demikian, pantulan bacaannya lebih ringan. Lazimnya, qalqalah sugra dilakukan pada 5 huruf qalqalah yang berada di tengah ayat. Contoh bacaannya adalah sebagai berikut.

QS. Al-Kautsar Ayat 3

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ

Bacaan latinnya: "Inna shani-aka huwal abtar"

Dari ayat tersebut, dapat diketahui terdapat huruf ba (ب) yang diwaqafkan di tengah kalimat.

QS. Quraisy Ayat 4

الَّذِىۡۤ اَطۡعَمَهُمۡ مِّنۡ جُوۡعٍ ۙ وَّاٰمَنَهُمۡ مِّنۡ خَوۡفٍ

Bacaan latinnya: "Allazi ath'amahum min ju'inw-wa-aamana hum min khawf"

Dari ayat tersebut, dapat diketahui terdapat huruf tha (طۡ) yang dimatikan di tengah kalimat.

Dua contoh di atas menggambarkan huruf qalqalah yang berada di tengah kalimat sehingga lafalnya dipantulkan dengan ringan (qalqalah sugra).


Tingkatan Qalqalah dalam Ilmu Tajwid


Setelah mengetahui qalqalah kubra dan sugra, ada juga tingkatan qalqalah dalam ilmu tajwid. Tingkatan tersebut terdiri dari tingkatan dengan pantulan suara paling besar diikuti dengan pantulan suara paling kecil.

Penjelasan mengenai tingkatan qalqalah untuk membaca Al-Quran adalah sebagai berikut.

1. Pantulan suara paling besar, apabila huruf qalqalah berada di akhir dan dalam keadaan bertasydid, dengan contoh:

QS. Al-Lahab Ayat 1

تَبَّتۡ يَدَاۤ اَبِىۡ لَهَبٍ وَّتَبَّؕ

Bacaan latinnya: "Tab bat yadaa abii Lahabinw-wa tabb"

2. Pantulan suara besar, apabila huruf qalqalah berada diakhir dan didahului huruf mad, dengan contoh:

QS. Hud Ayat 68

اَلَا بُعۡدًا لِّـثَمُوۡدَ

Bacaan latinnya: "Alaa bu'dal lits tsamuud"

3. Pantulan suara sedang, apabila huruf qalqalah berada di akhir dan tidak didahului mad, dengan contoh:

QS. Al-Lahab Ayat 2

مَاۤ اَغۡنٰى عَنۡهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَؕ

Bacaan latinnya: "Maa aghna 'anhu maaluhu wa ma kasab"

4. Pantulan suara lebih kecil, apabila huruf qalqalah berada di tengah, dengan contoh:

QS. Quraisy Ayat 4

الَّذِىۡۤ اَطۡعَمَهُمۡ مِّنۡ جُوۡعٍ ۙ وَّاٰمَنَهُمۡ مِّنۡ خَوۡفٍ

Bacaan latinnya: "Allazi ath'amahum min ju'inw-wa-aamana hum min khawf"


Baca juga artikel terkait ILMU TAJWID atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom

DarkLight