Putera Sampoerna Masuk Bisnis Fintech P2P Lending

Oleh: Nurul Qomariyah Pramisti - 19 Desember 2019
Dibaca Normal 1 menit
Mekar merupakan sebuah platform online yang menghubungkan pemberi pinjaman (lender) dengan pelaku UMKM Indonesia.
tirto.id - Putera Sampoerna memasuki bisnis fintech peer to peer lending (P2P) atau pinjaman online, melalui platform Mekar.

Mekar resmi mendapatkan izin usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Desember 2019 dengan surat tanda berizin nomor KEP-127/D.05/2019.

Mekar merupakan sebuah platform online yang menghubungkan pemberi pinjaman (lender) dengan pelaku UMKM Indonesia yang membutuhkan pendanaan usaha. Hingga pertengahan Desember 2019, Mekar.id telah memfasilitasi pendanaan lebih dari 61.000 pinjaman usaha untuk pelaku usaha mikro di 139 kota dan kabupaten di 17 provinsi di Indonesia.

"Dengan didapatkannya perizinan ini, tentu semakin menguatkan komitmen kami untuk terus mengembangkan platform kami untuk menjangkau lebih banyak lagi pelaku UMKM dan pemberi pinjaman (lender) di seluruh Indonesia,” tambah CEO MEKAR, Pandu Aditya Kristy, melalui siaran persnya, Kamis (19/12/2019).

Co-founder Mekar, Thierry Sanders menambahkan, adanya izin OJK menunjukkan bahwa MEKAR selalu memperhatikan aspek perlindungan bagi para lendernya. Langkah perlindungan yang Mekar lakukan termasuk di antaranya yaitu dengan meminimalisir risiko bagi lender saat mendanai pinjaman via Mekar serta melindungi data pribadi mereka.

Sebelumnya, Mekar juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001 untuk sistem manajemen keamanan informasi yang dijalankan oleh platform tersebut.

"Dengan adanya izin usaha dari OJK untuk Mekar akan membantu kami untuk melayani lebih banyak koperasi simpan pinjam, masyarakat unbanked, usaha kecil dan perempuan pelaku usaha di desa-desa terjauh di negara kepulauan yang sangat besar dan beragam ini," tambahnya.

Setelah mendapatkan perizinan usaha dari OJK, Mekar akan fokus untuk mengembangkan bisnisnya di tahun 2020 mendatang. Pandu mengatakan Mekar akan mengembangkan beberapa fitur baru untuk memberi lebih banyak kenyamanan dan kemudahan bagi lender
dalam mendanai pinjaman usaha di Mekar.

Mekar juga menargetkan akan memfasilitasi pendanaan lebih dari 150.000 pinjaman usaha senilai Rp400 miliar untuk UMKM Indonesia di tahun depan.

“Target kami yang lainnya di tahun 2020 yaitu mengembangkan aplikasi mobile untuk memudahkan lender dalam menggunakan platform kami,” tambah Pandu.

Putera Sampoerna merupakan generasi ketiga dari Keluarga Sampoerna, pendiri perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). Pada tahun 2005, Putera Sampoerna melego 40% kepemilikannya di HMSP kepada Philips Morris senilai US$ 2 miliar.

Setelah melepas kepemilikan sahamnya di perusahaan rokok, Putera Sampoerna melanjutkan bisnis di sektor perkebungan, keuangan, telekomunkasi, properti, hingga kayu. Majalah Forbes menempatkan Putera Sampoerna di posisi ke-14 dalam daftar Orang Terkaya di Indonesia, dengan kekayaan sebesar US$1,8 miliar.



Baca juga artikel terkait FINTECH atau tulisan menarik lainnya Nurul Qomariyah Pramisti
(tirto.id - Bisnis)

Penulis: Nurul Qomariyah Pramisti
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti
DarkLight