PT Transjakarta Periksa Sopir Bus yang Dianiaya Pengendara Mobil

Reporter: Riyan Setiawan, tirto.id - 26 Agu 2022 14:29 WIB
Dibaca Normal 1 menit
PT Transjakarta masih meminta keterangan sopir busway terkait kronologi penganiayaan oleh pengendara mobil.
tirto.id - PT Transjakarta tengah memeriksa sopir busway yang dianiaya oleh seorang pengendara mobil. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan hal itu menindaklanjuti video berisi penganiayaan yang viral di media sosial.

"Kami sedang periksa," kata Anang kepada wartawan, Jumat (26/8/2022).

Anang mengatakan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah memeriksa sang sopir mengenai kronologi kejadian tersebut. "Sedang dicek, ya. Segera kami kabari," ucapnya.

Video singkat berisi sopir bus Transjakarta diduga dianiaya oleh seorang pria tak dikenal viral di media sosial pada Kamis (25/8/2022).

Video yang berdurasi belasan detik itu diunggah oleh akun Twitter @ganarmdhn pada Kamis sekitar pukul 23.18 WIB.

Mulanya terlihat seorang pria yang menghampiri sopir Transjakarta dari sisi kanan bus. Ia langsung menunjuk ke arah muka sang sopir sembari meluapkan emosinya.

"Makanya lo ngerti enggak di belakang? Lo ngerti enggak di belakang, gue tanya?" tutur pria dalam video tersebut.

Sopir Transjakarta itu kemudian membalas pernyataan pria tersebut. "Sebelah saya saja bisa masuk," kata sopir.

"Gue udah masuk setengah di sini [Jalan]. Terus lo mikir pake otak lo," balas sang pria.

Sopir itu kemudian tak menyatakan apapun. Namun, kepada sang pria, sopir Transjakarta itu tampak geram. Pria itu seketika langsung memukul sisi kiri wajah sang sopir menggunakan tangan kanannya.

"Apa?" kata sang pria sembari memukul. Pria itu langsung kabur ke arah mobil Honda berwarna hitam dan berpelat nomor F 1604 RA.

Di saat yang bersamaan, terdengar teriakan-teriakan bernada marah dari para penumpang Transjakarta kepada pria yang memukul sang sopir.


Baca juga artikel terkait SOPIR TRANSJAKARTA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight