PT KAI Catat 2,12 Juta Orang Naik Kereta selama Periode Nataru

Penulis: - 5 Jan 2022 15:17 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sebanyak 931,52 ribu orang merupakan penumpang kereta api jarak jauh dan 1,19 juta orang kereta lokal.
tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat ada 2,12 juta orang pelanggan atau rata-rata 111,85 ribu orang per hari selama masa layanan Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 931,52 ribu orang merupakan penumpang kereta api jarak jauh dan 1,19 juta orang kereta lokal.

“Pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali. Meski terdapat peningkatan volume pelanggan, namun pelayanan berjalan dengan baik dan kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/1/2022), seperti dikutip Antara.

Didiek mengatakan, jumlah pelanggan di periode Natal dan Tahun Baru ini meningkat 49 persen, seiring dengan dukungan tambahan jumlah perjalanan kereta api, dibanding periode tahun 2021 yang tercatat 1,42 juta orang pelanggan.

Pada Natal dan Tahun Baru 2022, total perjalanan KA jarak jauh dan lokal yang dioperasikan adalah sebanyak 7.213 perjalanan atau rata-rata 380 perjalanan per hari, naik 48 persen dibanding jumlah perjalanan pada periode 2021 sebanyak 4.860 perjalanan atau rata-rata 256 perjalanan per hari.

Meski ada peningkatan dibanding tahun lalu, menurut dia, jumlah pelanggan yang dilayani hanya 35 persen dibanding masa libur sebelum pandemi yaitu masa Natal dan Tahun Baru 2020.

"Peningkatan pelanggan disertai pengawasan prokes secara ketat ini diharapkan dapat membangkitkan kinerja KAI dalam memasuki tahun 2022," ujarnya.

Puncak volume pelanggan pada periode Natal dan Tahun Baru 2022 terjadi pada Minggu, 19 Desember 2021 sebanyak 143,74 ribu orang pelanggan dan Minggu, 2 Januari 2022 sebanyak 153,06 ribu orang pelanggan.

Kereta Api yang menjadi favorit masyarakat pada masa ini adalah KA Airlangga (Pasarsenen - Surabaya Pasarturi PP), KA Sri Tanjung (Lempuyangan - Ketapang PP), KA Kahuripan (Kiaracondong - Blitar PP), KA Malabar (Bandung - Malang PP), KA Argo Wilis (Bandung - Surabaya Gubeng PP) dan lainnya.

Dalam periode itu, KAI konsisten menjalankan protokol kesehatan dan hanya pelanggan yang benar-benar memenuhi ketentuan yang boleh berangkat sesuai dengan regulasi pemerintah.

Untuk itu, Didiek mengatakan total pelanggan yang ditolak berangkat pada periode 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 mencapai 35.306 orang pelanggan.

Berbagai alasan penolakan itu yaitu belum vaksin kesatu dan kedua 5.931 pelanggan, pelanggan berusia di bawah 12 tahun belum PCR 15.863 pelanggan, sakit 139 pelanggan, dan tidak membawa hasil negatif antigen 13.373 pelanggan.

Sebelumnya, untuk membantu pelanggan melengkapi persyaratan naik kereta pada masa Natal dan Tahun Baru 2022, KAI telah menyediakan layanan tes PCR di 19 stasiun. Total peserta yang melakukan tes PCR di Stasiun adalah sebanyak 3.690 peserta.


Baca juga artikel terkait PENUMPANG KERETA API atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight