PT Angkasa Pura II Klaim Bandara Soetta Tak Terpengaruh Corona

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 10 Februari 2020
Pihak PT Angkasa Pura II mengatakan, kegiatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sama sekali tidak terpengaruh virus corona.
tirto.id - Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa kegiatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tidak terpengaruh virus corona.

"Kalau bicara 'traffic' yang terkait efek corona, saya pastikan secara umum tidak ada pengaruh. Jadi, traffic secara umum tidak turun," ujar Muhammad Awaluddin di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Senin (10/2/2020).

Ia mengemukakan terdapat sekitar 1.200 penerbangan yang lepas landas ataupun mendarat dalam satu hari di Bandara Soekarno-Hatta.

Awaludin menambahkan sekitar 80 persen penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta merupakan penerbangan domestik, sementara sisanya internasional.

Untuk penerbangan internasional, ia mengakui terdapat penurunan kegiatan penerbangan sebesar 1,50 persen seiring penghentian sementara penerbangan ke China. Terdapat sekitar 126 pesawat yang lepas landas ataupun mendarat dalam satu pekan.

"Kalau sehari itu ada 14-16 take off-landing dari China, bandingkan dengan penerbangan setiap hari di Soetta ada 1.200. Jadi kalau kita sebut internasional ada pergerakan negatif 1-1,5 persen itu wajar," katanya.

Kendati demikian, menurut dia, penurunan penerbangan internasional itu dapat tertutupi oleh penerbangan domestik yang memiliki porsi besar terhadap kegiatan penerbangan secara umum.

"Soetta itu 78-80 persen merupakan penerbangan domestik, internasional 20-22 persen. Jadi, penurunan di internasional yang hanya 1-1,5 persen itu tertutup dengan domestik yang 78-80 persen domestik. Maka saya berani mengatakan secara umum Bandara Soetta dalam konteks penerbangan dan pergerakan maskapai tidak terdampak dengan corona, hanya dari China yang turun," paparnya.

Muhammad Awaluddin juga mengatakan bahwa dalam rangka mendeteksi dini penyebaran virus corona masuk ke Indonesia, pihaknya telah melaksanakan instruksi pemerintah.

"Termasuk yang paling sepele dari 'hand sanitizer', kita juga berkolaborasi dengan KKP untuk mengambil dan mendata penumpang yang masuk dalam kartu kuning, itu semua kita lakukan," ucapnya.



Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH
DarkLight