PSI Laporkan Akun Facebook yang Sebar Hoaks tentang Grace Natalie

Oleh: Adi Briantika - 14 November 2018
Akun tersebut kata Muannas, mengunggah gambar Grace yang mengandung unsur asusila.
tirto.id - Kuasa Hukum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Al-Aidid melaporkan akun Facebook dengan nama Srikandi Rahayu Ningsih atas dugaan menyebarkan kabar bohong dan fitnah soal Ketua Umum PSI Grace Natalie.

“Saya Muannas Al-Aidid dan rekan-rekan dari PSI juga Jaringan Advokasi Rakyat (Jangkar) Solidaritas PSI melaporkan akun hoaks dan fitnah yang menyerang Ketum PSI,” kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).

Akun tersebut kata Muannas, mengunggah gambar Grace yang mengandung unsur asusila. Selain itu, unggahan itu juga disebarluaskan oleh akun Facebook lain.

“Kemudian disebarkan oleh beberapa akun anonim dan akun real. Isi konten itu jelas menunjukkan Ketum PSI, dalam posisi yang menggambarkan tindakan asusila berupa ketelanjangan,” jelas Muannas.

Lantas, tambah Muannas, akun itu juga mengunggah tulisan yang menuding Grace dengan sebutan pelacur. “Itu jelas merupakan konotasi yang bertentangan dengan Undang-Undang ITE. Itu berkaitan juga dengan asusila, juga Undang-Undang Pornografi,” terang dia.


Reporter Tirto menelusuri akun Facebook ‘Rahayu Srikandi Ningsih' pada Rabu (14/11/2018), terdapat lima akun yang mengandung nama tersebut. Namun, akun yang dimaksud oleh Muannas, sudah tidak ada.

Berdasarkan tangkapan layar yang diperlihatkan oleh pihak PSI dan menurut penuturan Muannas, akun tersebut mengunggah konten pada Selasa (13/11/2018), sekitar pukul 12.00 WIB. Tangkapan layar itu dijadikan barang bukti pelaporan.

Unggahan tersebut disertai narasi: “Pantaskah ketua umum Partai solidaritas Indonesia (PSI).. Berselfy layaknya pelacur? Ngeri bila Negri kita punya wakil rakyat seperti dia.. Satu kata Tenggelamkan partai PSI".

Sementara gambar tersebut memperlihatkan pose Grace berpakaian hitam yang memperlihatkan bagian bahu kiri, bertopang tangan di lantai dan menaikkan kaki ke sebuah kursi berwarna cokelat.


Baca juga artikel terkait HOAKS atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight