PSI Kritisi Tambahan Commitment Fee Formula E Sebesar Rp90,7 Miliar

Reporter: Riyan Setiawan - 20 Jun 2022 15:17 WIB
Ketua fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra menilai, PT Jakpro belum tentu bisa membayar uang sebesar Rp90,7 miliar tersebut di tahun ketiga.
tirto.id - Ketua fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra menemukan kejanggalan terkait fakta bahwa PT Jakpro harus membayar kekurangan commitment fee sebesar Rp90,7 miliar untuk pelaksanaan tiga tahun Formula E.

Padahal, PT Jakpro sempat menyatakan hasil renegosiasi terakhir pembayaran commitment fee untuk tiga tahun adalah sebesar Rp560 miliar.

"Ada rekam jejak digitalnya PT Jakpro pernah menyatakan commitment fee untuk tiga tahun adalah Rp560 miliar, sekarang faktanya harus bayar Rp90,7 miliar lagi," kata Anggara melalui keterangan tertulisnya, Senin (20/6/2022).

Penambahan biaya senilai Rp90,7 miliar atau setara 5 juta poundsterling itu terdapat dalam dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) APBD DKI Jakarta 2021.

Dalam dokumen disebutkan, PT Jakpro melakukan renegosiasi penyelenggaraan Formula E dari kewajiban commitment fee sebesar 122 juta poundsterling untuk lima musim menjadi 36 juta poundsterling untuk tiga musim.

Namun, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) baru menyetorkan uang senilai 31 juta poundsterling atau setara Rp560 miliar.

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI itu menilai, PT Jakpro belum tentu bisa membayar uang sebesar Rp90,7 miliar tersebut di tahun ketiga dan berpotensi memberatkan Penjabat Gubernur yang akan menggantikan Gubernur DKI Anies Baswedan mulai Oktober 2022.

"Berbagai ketidakjelasan ini yang menurut saya akan berisiko bagi Pj Gubernur DKI nanti kalau tetap melanjutkan Formula E. Bisa-bisa terjebak dengan gelapnya program Formula E," pungkasnya.



Baca juga artikel terkait FORMULA E atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Otomotif)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight