Menuju konten utama

Profil Timnas Belanda Piala Dunia 2022: De Oranje Siap Comeback

Timnas Belanda berjuluk 'juara tanpa mahkota' di Piala Dunia. Kini, De Oranje siap comeback di Qatar. Bagaimana peluang mereka di Piala Dunia 2022?

Profil Timnas Belanda Piala Dunia 2022: De Oranje Siap Comeback
Memphis Depay dari Belanda merayakan mencetak gol ketiga mereka selama Piala Dunia pada pertandingan Kualifikasi UEFA Grup G Belanda melawan Gibraltar di Stadion Feyenoord, Rotterdam, Belanda, Senin (11/10/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Piroschka Van De Wouw/FOC/sa.

tirto.id - Profil Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 Qatar yang berisi skuad terbaik menjadi bukti kesiapan mereka untuk comeback. De Oranje yang pernah finis 3 kali sebagai runner-up Piala Dunia sempat absen pada gelaran paling aktual tahun 2018 di Rusia.

Langkah Belanda sangat mulus dalam menjalani babak Kualifikasi Piala Dunia 2022. Seolah tidak ingin mengulangi kegagalan tembus Piala Dunia 2018 Rusia, tim Oranje nyaris tampil sempurna sebelum lolos menuju Timur Tengah.

Di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, armada yang dibesut Louis Van Gaal ini keluar sebagai pemuncak klasemen. Mereka berdiri sebagai peringkat pertama menyisihkan dua saingan berat: Turki dan Norwegia. Virgil van Dijk dan kawan-kawan kini menjadi salah satu peserta Piala Dunia edisi ke-22 sebagai wakil dari benua biru.

Timnas Belanda menghuni Grup A bersama Qatar selaku tuan rumah ditambah Ekuador dan Senegal. Sejumlah pemain bintang yang bisa menjadi kekuatan utama Oranje ialah Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Stefan de Vrij, Frenkie de Jong, Daley Blind, hingga Memphis Depay.

Belanda berpeluang lolos fase knock-out dengan cukup mudah lantaran unggul di atas kertas dengan para calon lawan. Berbekal pengalaman selama ini, Oranje akan mengincar trofi Piala Dunia untuk pertama kali sepanjang sejarah setelah 3 kali gagal di partai final.

Sejarah Belanda di Piala Dunia: 3 Kali Runner-up

Belanda disebut-sebut sebagai tim juara tanpa mahkota di Piala Dunia. Pasalnya, De Oranje sejauh ini sudah 3 kali tampil sebagai runner-up. Artinya, mereka nyaris saja mengangkat trofi sebanyak 3 kali kendati mengalami kegagalan di partai final.

Piala Dunia 1974 di Jerman Barat merupakan kesempatan emas perdana. Keperkasaan Belanda mulai terlihat di fase grup. Mereka finis sebagai juara usai mengungguli Brasil, Jerman Timur, dan Argentina.

Turnamen kala itu langsung menggelar pertandingan final untuk para juara grup. Belanda yang menghuni Grup A akhirnya bertemu jawara Grup B yang diisi Jerman Barat selaku tuan rumah.

Pada laga puncak, Johan Cruyff dan kolega tumbang 1-2. Gol cepat Johan Neeskens menit 2 dibalas lewat lesakan Paul Breitner dan Gerd Müller.

Peluang yang sama datang 4 tahun berikutnya. Pada Piala Dunia 1978, Belanda lagi-lagi tembus final. Akan tetapi, memori buruk kembali terulang.

Oranje bertemu Argentina dengan status tuan rumah dan mereka tumbang. Tim yang kala itu diarsiteki Ernst Happel kalah 1-3 atas La Albiceleste melalui babak perpanjangan waktu. Gol tunggal Dick Nanninga tidak mampu menyelamatkan muka Belanda hingga pulang dengan tanpa piala.

Belanda sebenarnya sempat menembus semifinal Piala Dunia 1998 di Perancis. Akan tetapi, langkah Oranje dihentikan Brasil lewat babak adu penalti dan gagal lolos final.

Saat Piala Dunia pertama kali diselenggarakan di benua Afrika, tepatnya di negara Afrika Selatan, Belanda lagi-lagi tampil sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia.

Mengandalkan sederet pemain bintang seperti Maarten Stekelenburg, Giovanni van Bronckhorst, Mark van Bommel, Dirk Kuyt, Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder, Klaas-Jan Huntelaar, hingga Rafael van der Vaart, tim asuhan Bert van Marwijk kala itu memunculkan harapan untuk meraih gelar juara dunia.

Belanda cukup mudah untuk lolos dari fase grup dengan menghajar Denmark (2-0), Jepang (1-0), dan Kamerun (2-1). Oranje menyingkirkan Slovakia di babak 16 besar (2-1), melewati Brasil di partai perempat final (2-1), dan menyudahi perlawanan Uruguay dalam duel semifinal (2-3).

Wesley Sneijder dan kolega pun lolos final Piala Dunia untuk ketiga kali sepanjang sejarah dan bersiap menantang Timnas Spanyol demi trofi juara perdana.

Namun demikian, "kutukan" di partai puncak kembali dialami. Belanda lagi-lagi kalah setelah menyerah 0-1 melawan La Roja lewat gol tunggal Andrés Iniesta menit 115' pada babak perpanjangan waktu.

Lalu, 4 tahun berselang di Brasil, Oranje menempati peringkat ketiga setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-0. Edisi tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir di Piala Dunia setelah gagal tembus Piala Dunia 2018 Rusia.

Oranje kini bakal comeback di Timur Tengah. Dari total 10 kali penampilan di event 4 tahunan itu, tim yang sekarang dibesut Louis Van Gaal mencatatkan rekor 50 laga dengan torehan 27 menang, 12 imbang, dan 11 kalah.

Dibandingkan dengan calon lawan di Grup A (Qatar, Ekuador, dan Senegal), Timnas Belanda jauh lebih berpengalaman dan mempunyai kans yang cukup lebar untuk lolos babak berikutnya.

Profil Timnas Belanda di Piala Dunia 2022

Berikut ini profil Timnas Belanda jelang bergulirnya Piala Dunia 2022.

  • Julukan: Oranje
  • Pelatih: Louis Van Gaal
  • Kapten: Virgil van Dijk
  • Pemain Bintang: Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Stefan de Vrij, Frenkie de Jong, Daley Blind, Steven Bergwijn, Memphis Depay
  • Prestasi: 3 kali runner-up (1974, 1978, & 2010)
  • Jumlah Penampilan: 10 kali
  • Penampilan Terakhir: Piala Dunia 2014
  • Prestasi Terakhir: Peringkat 3 Piala Dunia 2014
  • Rekor di Piala Dunia: 50 laga (27 menang, 12 imbang, dan 11 kalah)
  • Jumlah Gol di Piala Dunia: 86 memasukkan dan 48 kemasukan

Jadwal Timnas Belanda di Piala Dunia 2022

Berikut jadwal lengkap Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 di Grup A.

  • Senin, 21 November 2022, pukul 23.00 WIB: Senegal vs Belanda
  • Jumat, 25 November 2022, pukul 23.00 WIB: Belanda vs Ekuador
  • Selasa, 29 November 2022, pukul 22.00 WIB: Belanda vs Qatar

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2022 atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Ibnu Azis