Pro Kontra Ujaran Agnez Mo: Prabowo akan Undang Artis & Buzzer

Oleh: Andrian Pratama Taher - 26 November 2019
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh artis dan buzzer se-Indonesia untuk menumbuhkan semangat keindonesiaan, merespons pernyataan Agnez Mo.
tirto.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan mengumpulkan seluruh artis dan buzzer se-Indonesia untuk menumbuhkan semangat keindonesiaan. Hal itu diungkapkan staf khusus Menteri Pertahanan bagian Komunikasi dan Antar Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Terlepas dari ucapan Agnez, yang saya yakin dia punya semangat nasionalisme dan bela negara, mungkin sebagian dari kita saja menerjemahkannya berbeda-beda sehingga memunculkan pro dan kontra," ujar Dahnil dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).

Problematika masalah identitas bangsa berawal dari ujaran artis Agnez Mo dalam sebuah wawancara dengan media asing. Dalam wawancara tersebut, Agnez Mo mengaku dirinya tidak punya darah Indonesia dan beragama Kristen di tengah mayoritas warga Indonesia adalah muslim.

Meski menyatakan tidak punya darah Indonesia, Agnez senang menjadi warga negara Indonesia. Agnes justru menghargai perbedaan dan mencintai dirinya saat hidup di Indonesia.

"[Kayanya kebudayaan Indonesia] mengajariku bagaimana mencintai kelemahanku, bagaimana mencintai perbedaanku," kata Agnez Mo saat menjawab pertanyaan Kevan Kenney di Build yang disiarkan lewat YouTube, 22 November 2019.


Pelantun lagu "Coke Bottle" itu lantas menjelaskan, meski tak punya darah asli Indonesia namun bukan berarti dia tak merasa bangga sebagai orang Indonesia.

"Aku memang selalu merasa berbeda, tapi bukan berarti aku merasa tak menjadi bagian dari Indonesia karena orang-orang [Indonesia] selalu menerimaku apa adanya," kata dia.

Dahnil menuturkan, Kementerian Pertahanan kini mulai merangkul para Youtuber dan influencer. Hal itu menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebangsaan lewat media sosial.

"Kemenhan memang berencana mengajak sahabat-sahabat para penggiat seni, artis, influencer, Youtuber untuk menyemarakkan konten-konten bela negara dan nasionalisme dalam karya-karya mereka," ujar Dahnil.

"Kami akan mengajak mereka-mereka bicara dan diskusi secara khusus supaya konten-konten tersebut bisa disebar dengan cepat kepada masyarakat yang memang menggemari mereka," tutur Dahnil.


Baca juga artikel terkait BELA NEGARA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight