Primary Election AS: Joe Biden Calon Kuat Lawan Trump di Pilpres

Oleh: Ahmad Efendi - 3 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Hasil Primary Election AS dari kubu Partai Demorat, Joe Biden raih 1.921.
tirto.id - Delapan negara bagian dan Washington, D.C., mengadakan primary election atau pemilu pendahuluan pada Selasa (2/6/2020). Sebagaimana dilansir dari The New York Times, “Super Tuesday” di Indiana, Maryland, Pennsylvania dan Rhode Island ditunda dari tanggal yang harusnya digelar pada bulan April dan Mei akibat virus corona.

Namun, hal tersebut diklaim dapat memberikan waktu bagi pemilih untuk meminta dan mengembalikan surat suara yang tidak hadir. Di Iowa, Montana, New Mexico, South Dakota dan Distrik di Columbia, sebagian besar telah beralih dari pemungutan suara konvensional ke pemilihan melalui surat.

Momen ini, bisa jadi merupakan pemanasan yang potensial untuk pemilihan umum yang akan jatuh bulan November mendatang.

Pemilihan umum di Amerika Serikat akan jatuh pada 3 November 2020 mendatang. Dan sebelum sampai pada “malam puncak”, mereka akan menggelar pemilihan pendahuluan (primary) di negara bagian dan kaukus.

Melansir www.usa.gov, primary diadakan oleh pemerintah negara bagian, sementara kaukus adalah pertemuan tersendiri yang diadakan oleh partai politik.

Baik primary maupun kaukus, diadakan secara “terbuka” dan “tertutup”, atau secara campuran dari keduanya. Pada primary dan kaukus terbuka, pemilih memberikan suara bakal calon dari partai mana pun. Sedangkan untuk yang tertutup, pemilih harus terdaftar pada partai politik dahulu sebelum memilih satu bakal calon.

Penentuan bakal calon presiden AS juga tidak berdasarkan suara terbanyak, tapi oleh orang yang ditunjuk mewakili pemilih dalam konvensi nasional partai guna memilih calon presiden resmi dari partai mereka. Istilah inilah yang disebut delegasi.

Seorang bakal calon harus mendapatkan mayoritas suara delegasi pada konvensi nasional untuk bisa disebut calon presiden resmi partainya. Namun, jumlah suara delegasi antara Partai Demokrat dan Partai Republik berbeda, karena tergantung kepada aturan partai pada tingkat negara bagian dan tingkat nasional.

Hasil Pemilu Pendahuluan

Media NBC News, melakukan pemantauan jumlah delegasi yang telah dimenangkan oleh setiap kandidat dalam pemilihan presiden Demokrat dan Republik tahun 2020 ini.

Dari Partai Demokrat, Joe Biden berada di atas angin untuk memenangkan nominasi. Mantan Wakil Presiden AS itu kembali menang besar, unggul jauh dari kandidat lain – hanya Bernie Sanders yang mendekati – dan menjadi yang kedua setelah 29 Februari lalu ia juga menang besar di South Carolina.

Sementara untuk Partai Demokrat, Trump menempati posisi puncak dan dapat dipastikan menjadi nominasi untuk kembali maju sebagai calon presiden, setelah ia unggul jauh tak terkejar dari kandidat lain, Mantan Gubernur Massachussetts Bill Weld.

Berikut hasil pemilu pendahuluan AS, Selasa (2/6/2020) :

1. Partai Demokrat

    • Joe Biden: 1.921
    • Bernie Sanders: 1.020
    • Elizabeth Warren: 62
    • Michael Bloomberg: 44
    • Pete Buttigieg:26
    • Amy Klobuchar:7
    • Tulsi Gabbard:2

2. Partai Republik

    • Donald Trump:2.017
    • Bill Weld:1
Calon Demokrat akan dipilih oleh delegasi di Konvensi Nasional Demokrat, yang ditunda di tengah pandemi virus corona hingga 17-20 Agustus mendatang di Milwaukee. Untuk memenangkan nominasi pada pemungutan suara pertama, seorang kandidat Demokrat harus menerima dukungan dari mayoritas delegasi yang dijaminkan, setidaknya 1.991 dari total 3.979 delegasi yang dijanjikan.

Sementara itu, Presiden Donald Trump, telah mengumpulkan dukungan dari mayoritas delegasi yang diperlukan untuk memenangkan nominasi GOP di Konvensi Nasional Partai Republik di Charlotte, North Carolina, pada 24-27 Agustus.

Namun, masih ada kemungkinan bahwa masalah kesehatan seputar pandemi ini selanjutnya dapat memengaruhi rencana kedua belah pihak untuk konvensi mereka.


Baca juga artikel terkait PEMILU AS 2020 atau tulisan menarik lainnya Ahmad Efendi
(tirto.id - Politik)

Kolumnis: Ahmad Efendi
Penulis: Ahmad Efendi
Editor: Yantina Debora
DarkLight