Preview Drakor Memorials Eps 9 di KBS2: Gong Myung Jadi Sekretaris?

Oleh: Maria Ulfa - 29 Juli 2020
Dibaca Normal 2 menit
Sinopsis Memorials atau Into The Ring episode 8 yang akan tayang malam ini, Rabu (29/7/2020), pukul 21.30 KST, atau 19.30 WIB
tirto.id - Drama Korea Memorials atau Into The Ring episode 8 akan tayang malam ini, Rabu (29/7/2020), pukul 21.30 KST, atau 19.30 WIB. Drakor Memorials juga bisa ditonton di platform streaming video VIU.

Pada episode sebelumnya, diketahui bahwa rapat revisi anggaran daerah pun akhirnya digelar. Namun, anggota majelis yang berjanji akan memihak Se Ra dalam rapat tersebut malah membuat keributan.

Mereka bahkan menyatakan protes terhadap anggota majelis Partai Progresif Bersama karena telah mengajukan Autran Daerah yang merugikan menurut mereka.

Meski Se Ra marah, tetapi ia sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, karena revisi anggaran batal disetujui, terdapat 10 satpam di sejumlah apartemen yang dipecat karena kurangnya anggaran stabilitas tenaga kerja.

Karena hal itu, Se Ra merasa sangat bersalah dan ia pun tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Sebab, dia lah yang telah berjanji kepada mereka untuk membereskan masalah tersebut.

Di sisi lain, kebetulan posisi ketua Dewan Majelis Daerah Mawon-gu sudah lama kosong sejak Jo Maeng Duk mengundurkan diri.

Karena itu, wakil ketua Go Do Chang ingin naik ke posisi tersebut dan menawarkan anggota Yoo Hee Soo untuk menjadi wakilnya.

Namun, Yoo Hee Soo tampak memiliki ambisi yang sama dengan Do Chang. Bahkan, ia malah ingin menjabat sebagai ketua dewan majelis tersebut.

Sementara, pemilihan ketua sendiri akan dilakukan secara voting oleh para anggota majelis itu sendiri. Sehingga, saat ini Go Dong Chang sibuk menyuap sejumlah anggota dari Partai Konservatif Aeguk untuk memilihnya.

Tak hanya itu, Do Chang juga meminta Jo Maeng Duk mendukungnya untuk menjabat di posisi tersebut. Maeng Duk sendiri mengatakan ia akan mendukung Do Chang.

Di sisi lain, tiba-tiba sekretaris Maeng Duk, dan juga mantan kekasih Se Ra, Kim Min Jae datang menemui Se Ra. Secara mengejutkan, Min Jae meminta Se Ra mengajukan diri sebagai ketua dewan.

Min Jae beralasan, ia tidak suka dengan Do Chang. Bahkan, ia mengirimkan sejumlah dokumen orang-orang di kursi dewan yang tidak menyukai Do Chang. Min Jae meminta Se Ra untuk membujuk mereka agar memilihnya.

Akan tetapi, Se Ra sama sekali tidak berniat naik ke kursi ketua. Se Ra sadar ia tidak memiliki banyak pengalaman, dan tujuannya saat ini hanyalah mencari uang yang banyak. Ia juga tahu tugas ketua dewan sangatlah berat.

Hingga akhirnya, Se Ra menemui Yoo Hee Soo dan ia mengatakan dirinya akan memilih Hee Soo. Se Ra sendiri menunjukkan kelemahan Do Chang kepada Hee Soo.

Tak hanya itu, Se Ra juga menyodorkan emas batangan yang diberikan Do Chang kepadanya beberapa waktu lalu sebagai suap.

Karena itu, Hee Soo pun akhirnya mendatangi Do Chang. Ia mengancam dan meminta Do Chang untuk mundur dari pemilihan tersebut, jika ia tidak mau aksi suapnya terungkap.

Hari pemungutan suara pun tiba, dan orang yang terpilih dalam voting tersebut justru Se Ra. Tentu saja hal itu membuat Se Ra terkejut, dan ia bingung harus berbuat apa.


Preview Drakor Memorials Episode 9

Dalam preview untuk episode selanjutnya menceritakan, usut punya usut, orang yang ingin Koo Se Ra menjabat sebagai ketua dewan adalah Jo Maeng Duk. Ia meminta semua pengikutnya di kursi anggota dewan memilih Se Ra.

Tujuannya hanya satu, menjadikan Se Ra ketua yang tidak memiliki kekuatan apa pun. Tentu itu semua itu demi kepentingan mereka.

Yang lebih mengejutkan, usul tersebut ternyata datang dari Kim Min Jae. Itulah mengapa beberapa waktu lalu Min Jae datang menemui Se Ra.

Seo Gong Myung yang mengetahui hal itu pun langsung menemui Se Ra. Gong Myung lantas mengajukan diri menjadi sekretaris Se Ra.

Hal itu karena Gong Myung sadar Se Ra telah dipermainkan oleh ayahnya sendiri, Jo Maeng Duk. Gong Myung juga tidak mau hal itu terjadi kepada Se Ra.


Baca juga artikel terkait FILM KOREA atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - Film)

Kontributor: Maria Ulfa
Penulis: Maria Ulfa
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight