Menuju konten utama
Tren Kasus COVID-19 Menurun

Presiden Jokowi Beri Sinyal Hentikan PPKM pada Akhir 2022

Jokowi menyebut pertimbangan untuk menghentikan PPKM lantaran kasus COVID-19 di Indonesia menunjukkan tren penurunan cukup signifikan.

Presiden Jokowi Beri Sinyal Hentikan PPKM pada Akhir 2022
Presiden Joko Widodo memberikan arahan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal akan menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir tahun ini. PPKM dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 di seluruh wilayah Indonesia terakhir diperpanjang sejak 6 Desember 2022 hingga 9 Januari 2023.

"Kemarin kasus harian kita berada di angka 1.200 dan mungkin nanti akhir tahun kita akan menyatakan berhenti PSBB PPKM kita," Kata Jokowi dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Menurut Jokowi, pertimbangan untuk menghentikan PPKM lantaran kasus COVID-19 di Indonesia menunjukkan tren penurunan cukup signifikan dibandingkan saat gelombang varian Delta dan Omicron.

Gelombang varian COVID-19 Delta pada Juli 2021 mengakibatkan 56.757 kasus. Kala itu, 80 persen menteri dan masyarakat menyarankan lockdown. Namun, apabila lockdown itu diterapkan, Jokowi menilai perekonomian di Indonesia tidak akan bertahan seperti saat ini.

"Kalau itu kita lakukan saat itu mungkin ceritanya akan lain sekarang ini," kata mantan Wali Kota Solo itu.

Kemudian, varian COVID-19 Omicron mewabah di Indonesia pada Februari 2022 menyebabkan 64.718 kasus.

Saat gelombang Delta dan Omicron, Jokowi mengatakan Indonesia dihadapkan tantangan krisis Alat Pelindung Diri (APD), oksigen serta penumpukan pasien.

"Untung kita saat itu masih tenang, tidak gugup tidak geragapan, sehingga situasi yang sangat sulit itu bisa kita kelola dengan baik," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi menilai momen tersebut memberikan banyak pelajaran bagi Indonesia dalam menghadapi wabah penyakit menular.

"Perjalanan seperti itu harus kita ingat betapa sangat sulitnya," kata dia.

Baca juga artikel terkait PPKM DICABUT atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Gilang Ramadhan